nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kulit Perih Terbakar Sinar Matahari? Coba Atasi dengan 6 Cara Ini

Tiara Putri, Jurnalis · Selasa 08 Mei 2018 07:34 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 05 07 481 1895363 kulit-perih-terbakar-sinar-matahari-coba-atasi-dengan-6-cara-ini-qZJP6JtHJD.jpg Sunburn (Foto: Theodysseyonline)

BERAPA banyak dari Anda yang rutin mengenakan tabir surya ketika hendak bepergian keluar rumah di siang hari? Mungkin tak semua. Padahal pemakaian tabir surya bukan hanya sekadar untuk perawatan kecantikan kulit tetapi juga melindungi kulit dari paparan sinar matahari.

Sekadar informasi, paparan sinar matahari berlebih dapat menyebabkan kulit terbakar atau yang paling parah kanker kulit. Tahukah Anda bila paparan selama 15 menit saja sudah cukup membakar kulit dan membuatnya tampak lebih pucat? Untuk itu, penggunaan tabir surya sebelum beraktivitas di bawah sinar matahari sangat disarankan. Selain itu, gunakan tabir surya yang kandungan SPF-nya paling tidak 30.

Akan tetapi, bagaimana jika kulit sudah terlanjut terbakar dan menyebabkan rasa nyeri? Melansir Mirror, Senin (7/5/2018), berikut cara cepat mengatasi kulit terbakar karena paparan sinar matahari :

Segera cari tempat berteduh

Kulit yang terbakar biasanya berwarna merah. Walaupun bagian yang berwarna merah masih sedikit, segeralah cari tempat teduh agar bagian kulit yang terbakar tidak semakin banyak. Apabila kulit merah tidak hilang juga dalam semalam, usahakan untuk menghindari paparan sinar matahari secara langsung karena akan semakin merusak kulit.

Minum obat penghilang rasa sakit

Terkadang kulit terbakar bisa menyebabkan rasa tidak nyaman. Minumlah beberapa obat penghilang rasa sakit yang umum karena dapat membantu meredakan rasa nyeri dan peradangan akibat sengatan matahari. Salah satu obat yang bisa menjadi pilihan adalah ibuprofen namun perhatikan dosisnya.

Kompres dengan es batu

Sesegera mungkin setelah kulit terbakar kompreslah kulit Anda dengan es batu. Cara tersebut dapat membantu mengurangi kemerahan. Anda bisa juga berendam di bak mandi yang berisikan air bertemperatur sejuk guna menghentikan pembakaran lebih lanjut.

Tetap terhidrasi

Kulit terbakar sering menyebabkan dehidrasi karena keluarnya cairan melalui kulit. Untuk itu, pastikan Anda tetap minum banyak air guna menjaga tingkat hidrasi.

 

Kenakan pakaian longgar

Saat kulit terbakar, pilihlah pakaian yang lebih longgar sehingga memperkecil kemungkinan bergesekan dengan kulit. Pakaian yang terlalu ketat bisa membuat kulit terbakar lebih sakit dan bengkak karena gesekan lebih mudah terjadi. Kemeja longgar dan tidak menggunakan ikat pinggang di celana bisa menjadi pilihan.

Gunakan produk perawatan dan lotion

Cara terakhir yang tidak boleh terlewatkan adalah mengolesi kulit terbakar dengan lotion perawatan. Cara ini terbukti efektif menyembuhkan kulit terbakar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini