nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Manfaat Istimewa Berikan ASI Eksklusif pada Bayi Selama 6 Bulan

Dewi Kania, Jurnalis · Senin 07 Mei 2018 20:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 05 07 481 1895462 manfaat-istimewa-berikan-asi-eksklusif-pada-bayi-selama-6-bulan-P2MrVd3VlG.jpg Ilustrasi menyusui (Foto: Shutterstock)

SETIAP ibu yang baru melahirkan bayi selalu diingatkan untuk memberikan ASI eksklusif. Istimewanya momen ini tidak boleh Anda abaikan, karena bisa meningkatkan koneksi kekebalan tubuh antara ibu dan bayi secara alami.

Menyusui adalah satu keajaiban yang bisa diperoleh ibu dan bayinya. Kegiatan skin to skin ini membuat tumbuh kembang bayi lancar. Apalagi sebelum usia 6 bulan, bayi wajib mendapat ASI yang menjadi makanan utamanya.

Direktur dari Food for Health Institute di University of California Davis mengatakan, bayi yang mendapatkan ASI eksklusif, kekebalan tubuhnya selalu terjaga. ASI sendiri merupakan salah satu intervensi kesehatan yang perlu dipadukan bersama dengan vaksinasi. Ada hubungan yang kuat telah ditemukan untuk mendasarkan hubungan antara kekebalan dan menyusui.

 (Baca Juga: Punya Balita Harus Sering Diajak Berenang, Ini Alasannya!)

Dr Srinivas Murki, dokter dari Rumah Sakit Fernandez, Hyderabad menjelaskan, perkembangan terbaru dari ASI. Menyusui adalah satu-satunya intervensi yang dapat mengurangi kematian bayi hingga 13%.

 

(Foto: Shutterstock)

"Memberi ASI pada bayi memiliki potensi untuk menyelamatkan 800.000 jiwa setiap tahun secara global. Ini juga memiliki potensi untuk mencegah asma, sepsis, enterokolitis nekrosis, infeksi pernafasan dan sindrom kematian mendadak pada bayi," ujarnya, dilansir Timesofindia, Senin (7/5/2018).

Dia menambahkan, penelitian terbaru telah menemukan bahwa galaktosa, senyawa gula, yang bersumber melalui ASI dan membantu membentuk molekul khusus pada tubuh bayi. Dengan kata yang lebih sederhana, senyawa itu sangat penting untuk pertumbuhan otak si kecil.

  (Baca Juga: Pasangan Jarang Memberi Kejutan Romantis? Jangan Kesal, Mungkin Ini yang Sebenarnya Terjadi!)

Ada juga senyawa lain yang disebut oligosakarida yang ditemukan dalam ASI, yang sejak lama dianggap tidak berguna. Tapi lewat penelitian terbaru menunjukkan, anak yang mendapatkan ASI dapat membantu dalam pengembangan bakteri usus yang ramah.

"Jumlah oligosakarida dalam susu, bahkan lebih besar dari kandungan proteinnya. Maka senyawa tersebut harus memiliki peran yang sangat signifikan bagi bayi," tambah dr Murki.

Peran menyusui, terutama pada awal bayi baru lahir sangatlah berharga. Bayi yang mendapat kolostrum (cairan ASI pertama dari payudara) lebih mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh si kecil. Jika bayi lahir prematur, peran kolostrum dan menyusui secara umum menjadi lebih penting. Secara signifikan, hal ini dapat mengurangi risiko kematian akibat infeksi.

  (Baca Juga: 6 Kesalahaan yang Sering Dilakukan saat Mandi, Efeknya Bisa Jadi Penyakit?)

Tak cuma itu, ada juga manfaat lain dari ASI yang bisa dirasakan oleh bayi. Si kecil akan jauh dari penyakit apapun dalam tumbuh kembangnya. Begitu juga bagi si ibu, jarang sekali mengalami penyakit infeksi yang mengganggu aktivitasnya dalam merawat bayi.

Karenanya, Anda disarankan untuk memberikan ASI eksklusif hingga 6 bulan. Lalu, dilanjutkan dengan pemberian makanan pendamping ASI yang lebih bernutrisi. Lalu, di usia satu tahun, si kecil juga tetap mendapatkan ASI dan makanan padat. Lanjutkan sampai usia dua tahun, meski anak sudah tambah besar.

Di samping memberikan ASI, orangtua juga harus rajin memberikan si kecil vaksinasi, yang jenisnya sesuai usia. Jangan sampai melewatkan hal ini supaya tidak membuat anak rentan sakit saat tumbuh dewasa.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini