nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Fakta Suntik Mati, Salah Satunya Berlawanan dengan Sumpah Dokter

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Selasa 08 Mei 2018 11:34 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 05 08 481 1895720 fakta-suntik-mati-salah-satunya-berlawanan-dengan-sumpah-dokter-6wNMvewc2A.jpg Suntikan (shutterstock)

SUNTIK mati atau euthanasia masih menjadi perdebatan hangat. Beberapa negara sudah melegalkan suntik mati, tetapi masih lebih banyak yang melarang, termasuk Indonesia. Dari ratusan negara, hanya sembilan yang sudah melegalkan praktik tersebut, yakni Belanda, Belgia, Kolombia, Luksemburg, Swiss, Jerman, Jepang, Albania, dan sejumlah negara bagian di Amerika Serikat (AS).

Sebagian besar negara menolak suntik mati karena menganggap praktik tersebut sama dengan pembunuhan serta bunuh diri. Di sisi lain, argumen untuk mengizinkan suntik mati biasanya adalah untuk meringankan penderitaan pasien yang sudah berlangsung menahun.

Terlepas dari perdebatan mengenai suntik mati, berikut fakta-fakta menarik mengenai praktik suntik mati, dinukil dari Storypick:

 Baca juga: 4 Ilmuwan Dunia yang Masuk Islam karena Riset Ilmiah Mereka

1. Kematian yang indah

Istilah euthanasia diserap dari bahasa Yunani ‘Euthanasia’ yang berarti kematian yang indah. Dalam sejumlah kepercayaan, kematian bukan akhir dari kehidupan, tetapi awal dari kehidupan baru yang lebih indah. Maka, suntik mati biasanya diikuti dengan alasan untuk mengakhiri penderitaan yang fana di dunia menuju keindahan yang baka di kehidupan selanjutnya.

 

2. Empat kategori euthanasia

Suntik mati dibagi ke dalam empat kategori, yakni euthanasia sukarela, euthanasia involuntary, euthanasia aktif, dan euthanasia pasif. Suntik mati aktif berarti tindakan sudah disetujui atau dilakukan sesuai dengan permintaan pasien. Sebaliknya dengan euthanasia involuntary yang dilakukan tanpa persetujuan si penderita tetapi atas permintaan pihak ketiga dengan berbagai pertimbangan.

Euthanasia aktif dilakukan dengan cara menggunakan obat-obatan untuk mengakhiri hidup pasien, entah itu dilakukan sendiri atau dibantu oleh tenaga medis. Sementara euthanasia pasif dilakukan dengan cara menghentikan bantuan penunjang kehidupan, seperti seperti tidak lagi memberi makan, minum, dan lainnya.

Baca juga: Intip Gaya Kekasih Bule Cucu Soeharto saat Kenakan Kebaya

3. Film tentang euthanasia

Pada 2010, aktor India, Hritik Roshan membintangi film berjudul Guzaarish yang menampilkan euthanasia. Perdebatan panjang pun terjadi atas film tersebut.

Novel yang ditulis Jojo Moyes, Me Before You, yang kemudian diangkat ke layar lebar dengan judul yang sama juga menimbulkan perdebatan. Sebab, tokoh utama yang bernama Will Traynor memilih mengakhiri hidupnya karena menderita lumpuh.

Me Before You dikritik karena dinilai mendukung agar para penderita kelumpuhan untuk mengajukan suntik mati demi mengakhiri penderitaan. Film lain yang menampilkan euthanasia secara implisit adalah ‘Breathe’ yang dibintangi Andrew Garfield. Euthanasia yang ditampilkan dalam film tersebut masuk dalam kategori pasif karena mencabut alat bantu pernapasan untuk menunjang hidup pasien yang menderita polio.

 

4. Raja Inggris disuntik mati walau ilegal

Euthanasia hingga saat ini masih ilegal di Inggris. Namun, Raja Inggris, George V, nyatanya meninggal dunia setelah disuntik mati. Sang raja diketahui menderita gangguan pernafasan yang mengganggu fungsi jantung. Ia akhirnya diberian morfin dan kokain dalam dosisi tinggi guna mempercepat kematiannya.

 Baca juga: Pasangan ini Menikah dengan Mas Kawin Burung Love Bird!

5. Berlawanan dengan sumpah dokter

Saat disumpah, dokter harus mengucapkan kalimat ‘Saya tidak akan memberikan obat mematikan kepada siapapun jika diminta, atau menyarankan semacam itu’. Namun, pada faktanya sejumlah negara mengizinkan praktik euthanasia sebagaimana aborsi. Dokter baru diizinkan melakukan euthanasia dengan sejumlah pertimbangan dan sudah diputuskan oleh otoritas terkait di negara tersebut.

(rzy)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini