nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Si Merah yang Aman Dikonsumsi Penderita Diabetes Juga Baik untuk Diet

Agregasi Solopos, Jurnalis · Rabu 09 Mei 2018 13:35 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 05 09 481 1896261 si-merah-yang-aman-dikonsumsi-penderita-diabetes-juga-baik-untuk-diet-YiuVLyNiWx.jpg Ilustrasi (Shutterstock)

SOLO – Memilih makanan yang tepat saat diet merupakan hal yang sangat penting. Jika tidak ingin bobot tubuh bertambah, maka Anda harus benar-benar memperhatikan semua makanan yang masuk ke dalam tubuh. Jangan sampai karena tergiur suatu makanan, bobot tubuh malah bertambah.

Baca Juga: Dari Cuaca Panas ke Ruangan Ber-AC, Ini Bahayanya Bagi Tubuh

Salah satu makanan terbaik yang cocok dikonsumsi sebagai camilan pelaku diet adalah tomat. Sejumlah ahli gizi menyebut tomat sebagai salah satu buah yang sangat baik dikonsumsi oleh pelaku diet. Buah yang satu ini mengandung nutrisi yang baik bagi tubuh. Tomat mengandung gula alami yang berkhasiat bagi tubuh.

Ilustrasi, ShutterstockFoto: Shutterstock

Satu buah tomat berukuran sedang mengandung sekitar 22 kalori. Sementara tomat besar maksimal mengandung 33 kalori. Jumlah yang sangat sedikit ini tentu sangat aman dikonsumsi. Perut akan tetap terasa kenyang meski hanya mengonsumsi tomat tanpa tambahan makanan lain sebagai camilan. Sebab, tomat mengandung banyak air dan serat yang membuat perut kenyang dalam waktu lama. 

Hasil penelitian Pennsylvania State University, Amerika Serikat, sebagaimana dilansir Boldsky, menyebutkan tomat aman dikonsumsi bagi penderita diabetes. Gula alami dalam tomat tidak akan menaikkan kadar glukosa dalam darah. Tomat memiliki indeks glikemik rendah yang sangat baik dikonsumsi. 

Baca Juga: 5 Meme Udara Panas Ini Sungguh Menggelitik Sekaligus Bikin Hati Adem!

Ilustrasi, ShutterstockFoto: Shutterstock

Ingat, jangan menambahkan gula atau pemanis lain saat mengonsumsi tomat jika ingin sehat. Selain itu, Anda tidak bisa sepenuhnya menurunkan berat badan hanya dengan mengonsumsi tomat. Anda tetap harus berolahraga untuk mempercepat pembakaran kalori di dalam tubuh. Batasi juga jumlah makanan yang dikonsumsi agar tidak menjadi lemak yang bertumpuk di dalam tubuh.

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini