nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Inilah Makanan yang Tepat untuk Pengidap Penyakit Autoimun

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Kamis 10 Mei 2018 17:08 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 05 10 298 1896729 inilah-makanan-yang-tepat-untuk-pengidap-penyakit-autoimun-v5XVqGB8tx.jpg Makanan organik (Foto: Propertyturkey)

HINGGA saat ini, penyakit lupus diklaim belum dapat disembuhkan, namun dengan menerapkan pola hidup sehat, para penderita bisa mendapatkan remisi atau terbebas dari konsumsi obat-obatan yang dianjurkan dokter.

Sayangnya, masih banyak presepsi yang berkembang luas di tengah masyarakt Indonesia, bahwa penderita penyakit autoimun harus menghindari konsumsi daging merah. Hal tersebut sempat diungkapkan secara langsung oleh Dr. dr Iris Rengganis, SpPD-KAI, dokter spesialis penyakit dalam dan ahli dalam bidang autoimun.

"Masih banyak masyarakat yang mengklaim bahwa penderita penyakit autoimun tidak boleh mengonsumsi daging merah. Sebetulnya boleh, asalkan daging tidak disuntik hormon atau antibiotik. Sapi juga harus dipastikan memakan rumput atau grass feed untuk menghindari kandungan-kandungan zat kimia yang dapat mempengaruhi para penderita autoimun," palar Iris , saat ditemui di Gedung Imeri, Salemba, Jakarta Selatan, Rabu 9 Mei 2018.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa makanan yang paling cocok untuk dikonsumsi oleh para penderita autoimun adalah makanan yang diproduksi secara organik. Meski relatif lebih mahal dibandingkan jenis makanan pada umumnya, makanan organik dipercaya dapat menjaga tubuh dari serangan virus dan bakteri penyakit.

Makanan organik

Baca Juga: Awet Muda, Ini Rutinitas dan Rahasia Perawatan Wajah Maudy Koesnaedi Setiap Hari

Tidak hanya itu, Iris juga menganjurkan agar pasien autoimun mengurangi konsumsi makanan yang mengandung gula. Kalau bisa benar-benar 100% menghindari makanan tersebut. Alasannya, kandungan gula yang tinggi dapat mengganggu fungsi usus di dalam tubuh, terutama jika dikonsumsi oleh para penderia autoimun.

“Tapi kalau dibilang harus mengurangi gluten 100% susah juga. Perlu tahapan dan lihat dulu perkembangannya. Mengobati autoimun itu harus dilihat dari masing-masing individu, ada yang bisa fifty-fifity dulu ada yang bisa langsung 80%. Jangan langsung dicut karena itu akan membuat mereka down,” tukasnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini