Share

Punya Pasangan Penderita Lupus, Apa Pengaruhnya bagi Kehidupan Seks?

Dewi Kania, Jurnalis · Kamis 10 Mei 2018 16:26 WIB
https: img.okezone.com content 2018 05 10 481 1896714 punya-pasangan-penderita-lupus-apa-pengaruhnya-bagi-kehidupan-seks-ZZR8579jNZ.jpg Ilustrasi (Foto: FBRU)

MENIKAH dengan penderita lupus membuat seseorang khawatir tidak bisa dipuaskan oleh pasangannya di ranjang. Mungkinkah hal itu benar terjadi?

Sebenarnya tidak semua penderita lupus sulit memuaskan pasangannya saat berhubungan seks. Memang ada beberapa pasangan yang mengeluh tidak nikmat bercinta, itu karena pengaruh obat-obatan steroid ketika pasien menjalankan terapi.

Ketika itu banyak pula dampak lain yang membuatnya tidak nikmat berhubungan seks. Dilansir Findatopdoc, Kamis (10/5/2018), berikut adalah empat dampak yang kerap dihadapi penderita lupus saat berhubungan seks, terutama bagi pasien yang masih berobat.

 Baca juga: Terjun ke Bisnis Kuliner, Dwayne Johnson 'The Rock' Luncurkan Perusahaan Tequila

Kelelahan

Dalam banyak kasus, kelelahan sebenarnya merupakan penghalang terbesar bagi seseorang yang berhubungan seks. Hasil penelitian yang dilakukan oleh Dr Meenakshi Jolly mengungkapkan, lebih dari sepertiga individu yang menderita lupus memiliki nafsu yang rendah untuk bercinta. Apalagi kalau penderitanya seorang perempuan, sering kali mereka tidak ingin bercinta karena dorongan seksual rendah. Tapi semua ini tetap bisa diatasi dengan beberapa cara yang membuat kondisi tubuh Anda tetap fit.

Miss V terasa kering dan nyeri

Masalah di ranjang yang kerap dihadapi penderita lupus yakni Miss V mengalami kekeringan dan rasanya nyeri. Bercinta pun jadi tidak nikmat dan kurang enak untuk orgasme. Untuk meminimalisir, Jolly menyarankan bahwa pasangan bisa mempraktikkan posisi woman on top saat berhubungan seks. Hal ini dilakukan untuk membantu mencegah rasa sakit pinggul yang sering dirasakan.

 

Tidak nikmat saat foreplay

Foreplay adalah sesi pemanasan yang tidak boleh ditinggalkan sebelum bercinta. Tapi bagi pasangan penderita lupus yang masih dalam tahap pengobatan, seringnya mengeluh kurang nikmat dan terburu-buru bersenggama. Seharusnya, Anda tetap mempraktikkan dan perempuan harus lebih santai saat melakukan sesi ini.

Menurunkan libido

Obat steroid mengandung antidepresan benar-benar dapat mengurangi libido seseorang. Obat ini juga dapat menyebabkan masalah seperti kekeringan Miss V. Dalam beberapa kasus, perempuan dapat mengalami infeksi, terutama bagi mereka yang tidak mengikuti instruksi dokter.

  Baca juga:  Mengenal Lupus, Penyakit Autoimun yang Rentan Menyerang Perempuan

Bagaimana caranya meningkatkan kehidupan seksual bagi penderita lupus?

Meskipun banyak pasien lupus mengalami keluhan saat bercinta, bisa diatasi dengan berbagai cara. Solusinya dapat dipecahkan saat Anda berkonsultasi dengan dokter.

Tapi ada juga trik lain yang bisa meminimalisir rasa tidak nikmat berhubungan seks. Salah satunya memilih posisi seks yang nyaman. Kalau teknik bercinta Anda tepat, pasti akan mudah klimaks.

Pasangan pun jadi tidak terkendala dalam kehidupan seksnya, meski mengidap suatu penyakit autoimun ini. Paling penting yang harus diingat yakni berkomunikasilah dengan pasangan jika ingin berhubungan seks. Janganlah menolak karena bikin pasangan akan kesal dan kecewa.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini