Share

Berhubungan Seks Selama Ramadan, Catat Jam-Jam Idealnya!

Dewi Kania, Jurnalis · Minggu 13 Mei 2018 00:15 WIB
https: img.okezone.com content 2018 05 11 196 1897162 berhubungan-seks-selama-ramadan-catat-jam-jam-idealnya-mpAWKACTBX.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

SELAMA menunaikan ibadah puasa, Anda memang harus dituntut untuk menahan godaan dari dorongan hawa nafsu. Saat siang hari, Anda tidak cuma wajib menahan diri untuk puasa makan dan minum, tapi juga harus menahan godaan untuk bersenggama.

Begitu berbuka puasa, baru Anda boleh membatalkan segalanya. Termasuk makan, minum dan suami-istri boleh memanfaatkan waktu malamnya untuk berhubungan seks jika menginginkannya.

Keinginan untuk berhubungan seks memang tidak bisa ditolak, meskipun selama Bulan Ramadan. Bahkan, berdasarkan penelitian, ketika puasa gairah seks seseorang jadi meningkat tajam, sehingga performa seks akan bertambah.

Baca Juga: Ratu Elizabeth II Jadi Orang Pertama yang Akan Melihat Gaun Pengantin Meghan Markle, Ini Alasannya!

(Foto: Reuters)

Anda harus pintar menyiasati waktu bercinta yang tepat supaya tidak mengganggu waktu ibadah. Karena momen ini merupakan satu kewajiban suami-istri yang tidak boleh ditinggalkan.

Memang, dorongan seks bisa datang kapan saja, tapi Anda harus menahan diri saat berpuasa. Di malam hari Anda boleh melakukannya agar tidak mengganggu waktu ibadah.

Dalam surat Al-Baqarah ayat 187 pun dijelaskan bahwa pasangan suami-istri boleh bercinta di malam hari hingga fajar akan terbit selama Ramadan. Jika bercinta di waktu tersebut, tidak akan membatalkan puasa Anda. Tapi jika Anda melakukannya di siang hari atau belum memasuki jam berbuka puasa, haram hukumnya.

Artinya, pasangan suami-istri boleh bersenggama setelah menjalankan salat tarawih hingga menjelang waktu sahur. Setelah itu, Anda wajib melakukan mandi junub supaya puasa tetap lancar dan dapat pahala.

Baca Juga: Jadi Pemimpin Tertua di Dunia, Simak Rahasia Mahathir Mohamad

(Foto: Shutterstock)

Kalau lupa mandi junub, jelas puasa Anda tidak akan sah. Begitu juga dengan kewajiban salat lima waktu yang tidak diterima oleh Allah SWT. Pada dasarnya, seks antara suami dan istri adalah satu kewajiban yang tidak boleh ditinggalkan.

Bukan berarti, selama Ramadan Anda menolak ajakan untuk bersenggama. Justru sebaliknya, Anda tetap bisa melakukan ritual bercinta seperti biasanya.

Karena, bagi pasangan yang tidak menjalankan kewajiban berhubungan seks akan banyak mendapatkan dampak buruk. Seseorang jadi lebih mudah stres, gampang sakit, suasana hati tidak nyaman, sering gelisah, tidur jadi kurang nyenyak, dan sebagainya. Dilansir berbagai sumber.

(mrt)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini