nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kuliner Tak Hanya soal Rasa, William Wongso: Makanan Indonesia Belum Mendunia

Pradita Ananda, Jurnalis · Jum'at 11 Mei 2018 22:29 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 05 11 298 1897325 kuliner-tak-hanya-soal-rasa-william-wongso-makanan-indonesia-belum-mendunia-0nTRcsBQew.jpg Sate (Foto: Shutterstock)

KULINER tidak disangkal merupakan salah satu produk kebudayaan dari sebuah negara, yang mana sebenarnya kuliner khas suatu negara sejatinya bisa menjadi media “soft diplomacy” untuk promosi negara itu sendiri. Sebab, makanan jika dipandang lebih luas lagi bukan cuma soal rasa tapi juga soal kebudayaan.

Lalu bagaimanakah dengan masakan asli khas Indonesia sendiri? Benarkah makanan Indonesia sudah benar-benar populer di kancah internasional, seperti yang selama ini digadang-gadangkan dan jadi anggapan banyak orang awam?

Ternyata, tidak begitu menurut salah seorang sosok pakar kuliner senior ternama di Indonesia, William Wongso. Menurut sahabat karib mendiang Bondan Winarno ini, makanan Indonesia sejatinya belum mendunia.

 (Baca Juga: 3 Pilihan Makanan untuk Anak Usia 1 Tahun, Dijamin Enggak Picky Eater)

 

(Foto: Utami/Okezone)

“Makanan Indonesia belum mendunia, makanan itu kan bukan cuma soal rasa tapi soal budaya juga. Masak enggak cukup tanpa mengetahui budaya soal makanan. Lihat coba deh sekarang makanan Vietnam,” ungkap William kala ditemui Okezone dalam acara “Peluncuran Buku Cita Rasa Indonesia Ekspresi Kuliner William Wongso” baru-baru ini di kawasan Sudirman, Jakarta.

Lebih lanjut, William mengungkapkan bahwa jika dibandingkan dengan Vietnam, Indonesia bisa dibilang tidak memiliki market yang masif. Lalu kondisi ini ditambah dengan situasi di mana masyarakatnya kurang memiliki keterlibatan terhadapa kuliner Indonesia itu sendiri.

  (Baca Juga: Ingin Bayi Tumbuh Tinggi Sempurna? Beri Jenis Makanan Ini Saja!)

“Kita lihat, Vietnam itu kan imigrasi besar-besaran. Indonesia itu enggak punya market masif, penyebarannya tidak merata. Selain itu keterlibatan masyarakatnya, kulit lumpia Vietnam yang mendunia itu yang bikin orang-orang di desa jadi ekonomi kerakyatan, mereka jual ke koperasi nah koperasi ini yang jual kemana-mana,” tambahnya.

 

(Foto: Shutterstock)

Kemudian saat diberi pertanyaan, lalu sebaiknya masakan khas Indonesia yang mana yang seperti apakah yang harus dimajukan agar makanan khas Indonesia bisa lebih menggaung lagi di mata internasional? William memandang, sejatinya soal ini kita tidak bisa memilih-milih makanan mana yang mau dimajukan mana yang tidak perlu dimajukan.

“Masakan apa yang harus dimajukan? Enggak ada, kita itu harus proaktif sendiri, kalau tanya mereka (dunia internasional) mau apa, ya mereka enggak bakal tahu,” jawab pria berusia 71 tahun ini dengan lugas.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini