nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Fakta-Fakta Unik Seputar Ramadan di Seluruh Dunia

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Sabtu 12 Mei 2018 21:02 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 05 11 406 1896944 fakta-fakta-unik-seputar-ramadan-di-seluruh-dunia-2aGVeIsMup.jpg

DALAM hitungan hari, umat Muslim di seluruh dunia akan menyambut bulan penuh berkah yaitu bulan suci Ramadan.

Tidak hanya Indonesia, ternyata ada beberapa negara yang melaksanakan bulan puasa dengan cara-cara yang unik sesuai dengan kebudayaan masing-masing. Mulai dari urusan makanan, hingga menyangkut pernak-pernik Ramadan yang biasanya akan menghiasi setiap penjuru kota.

Okezone berhasil merangkum sejumlah fakta unik Ramadan di seluruh dunia yang mungkin belum Anda ketahui. Berikut ulasan lengkapnya, sebagaimana dilansir dari berbagai sumber, Sabtu (12/5/2018).

Indonesia

Sebagai negara dengan penduduk mayoritas penduduk beragama Islam, Indonesia memiliki sejumlah tradisi unik selama bulan Ramadan berlangsung. Salah satu keunikannya adalah kemunculan pedagang-pedagang takjil dadakan yang menghiasi hampir di sepanjang jalan raya.

Sambil menunggu tarawih, anak-anak maupun orang dewasa biasanya akan mengisi waktu dengan bermain kembang api atau petasan. Selain itu, para murid sekolah di Indonesia biasanya akan diberi tugas mencatat ceramah yang diberikan para ustadz sebelum shalat tarawih dilaksanakan. Mereka juga diwajibkan meminta tanda tangan dan stempel dari pihak masjid sebagai bukti keikutsertaan.

(Baca Juga: Jarang Diungkap, Inilah Daftar Rapper-Rapper Muslim Paling Sukses di Dunia)

Saudi Arabia

Selain Indonesia, Saudi Arabia menjadi salah satu negara yang menyambut datangnya bulan Ramadhan secara besar-besaran. Hal ini ditandai dengan membludaknya jamaah yang datang ke Masjidil Haram, dan bahkan jumlahnya digadang-gadang lebih banyak dibandingkan musim haji.

Untuk urusan makanan, negara ini juga memiliki tradisi unik. Menjelang momen berbuka puasa, akan disediakan lebih dari 12.000 meter taplak meja yang digunakan untuk menyajikan hidangan berbuka puasa bagi para jamaah di Masjidil haram. Kabarnya, pemerintah Arab Saudi dan para donatur menggelontorkan dana hingga Rp1,2 miliar setiap hari untuk menyediakan makanan tersebut.