Anak 'Geli' Bermain di Luar Ruangan? Begini Cara Menyiasatinya

Tiara Putri, Jurnalis · Jum'at 11 Mei 2018 14:31 WIB
https: img.okezone.com content 2018 05 11 481 1897040 anak-geli-bermain-di-luar-ruangan-begini-cara-menyiasatinya-DJ5ZWneImI.jpg Ilustrasi (Foto: More4momz)

SETIAP orangtua tentu ingin anak mereka berkembang sesuai dengan umurnya. Malah beberapa mungkin mengharapkan anaknya memiliki kemampuan yang melebihi anak lain. Untuk menunjang hal ini, tentu ada cara-cara yang harus dilakukan orangtua.

Salah satu caranya adalah mengajak anak untuk bereksplorasi. Semakin banyak aktivitas anak untuk mengeksplorasi maka dirinya akan semakin berkembang. Tak hanya itu, eksplorasi membuat kemampuan motorik anak mengalami peningkatan karena dirinya berhasil melakukan keterampilan tertentu.

Kegiatan eksplorasi yang paling menyenangkan untuk anak adalah bermain di luar ruangan. Sebab banyak sekali hal yang dapat dijumpai olehnya. Maka sebaiknya kegiatan eksplorasi pada anak mulai diterapkan saat periode emas yaitu semasa balita karena otaknya lebih mudah menyerap.

 (Baca Juga: Dubai Akan Segera Buka Taman Quran, Seperti Apa Isinya?)

"Mengeksplor di luar itu sangat bagus, aspek yang dikembangkan adalah kecerdasan anak. Pada waktu mengajak anak main di luar, kecerdasan kognitif, fisikal anak terlatih. Secara emosi juga bagus karena anak memiliki rasa ingin tahu dan mengasah kecerdasan naturalistiknya," ucap psikolog Dra. Ratih Ibrahim, MM saat ditemui dalam sebuah acara beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut Ratih menjelaskan bila sebenarnya eksplorasi luar ruangan itu sudah dimulai sejak anak bayi. "Dari bayi dijemur itu sudah memaparkannya dengan eksplorasi, kemudian digendong, dibawa jalan-jalan. Memang anak belum merespon tapi dia belajar. Maka saat umur satu tahun ajak anak untuk eksplorasi lebih lanjut," tambahnya.

  (Baca Juga: Ini 5 Pria Paling Tampan di Dunia, Buat Wanita Ingin Teriak!)

Beberapa orangtua mungkin ada yang merasa khawatir bila anaknya main di luar ruangan akan terluka. Namun ada orangtua yang membiarkan anaknya tapi di lain pihak anaknya enggan untuk mengeksplor seperti merasa 'geli' ketika menginjak rumput atau pasir. Lantas bagaimana cara mengatasinya?

 

(Foto: More4momz)

"Pelan-pelan saja karena bagaimana pun itu sesuatu yang baru buat dia. Contoh ketika mau mengajaknya menginjak rumput, pelan-pelan gendong mendekat ke rumput, diceritain rasanya lucu geli-geli, kemudian diletakkan sebentar, lama-lama anak terbiasa. Malah kalau langsung cemplungin saja kaya ke pantai bisa menolehkan trauma pada anak," terang Ratih.

Menurutnya, dengan cara perlahan mengenalkan anak-anak ke sesuatu yang baru membuatnya semakin terbiasa. "Nantinya dia semakin percaya diri, semakin berani untuk mengeksplorasi," pungkasnya.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini