nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Luka Bakar Sebabkan 195.000 Orang di Indonesia MeninggaI Dunia

Subhan Sabu, Jurnalis · Sabtu 12 Mei 2018 20:32 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 05 12 481 1897511 luka-bakar-sebabkan-195-000-orang-di-indonesia-meninggai-dunia-TpX4eu80gL.jpg Ilustrasi (Foto: Meshbesher)

DATA Riset Kesehatan Dasar Kementerian Kesehatan yang diriIis pada 2013 mencatat, luka bakar menempati urutan keenam penyebab cedera tidak disengaja (unintentional injury) setelah jatuh, sepeda motor, benda tajam/tumpul, transportasi darat Iain, dan kejatuhan dengan tingkat prevalensi 0,7 persen dari jumlah penduduk Indonesia. Badan Kesehatan Dunia (WHO) mencatat, luka bakar menyebabkan sekitar 195.000 jiwa meninggaI di Indonesia setiap tahun.

Riset Kementerian Kesehatan tersebut juga menekankan anak-anak usia 1-4 tahun menjadi kelompok umur yang paling rentan terkena luka bakar dengan tingkat prevalensi sampai 1,5 persen.

"Fakta ini diperkuat dari data riset epidemiologi sejumIah dokter di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta pada tahun 2013-2015 dimana sebanyak 108 pasien (82,3 persen) luka bakar adalah kelompok anak-anak (pediatric group) yang berusia 1-4 tahun," jelas Senior GM Marketing Women's Health and Active Day Care Combiphar, Ni Ketut Sukartiwi pada workshop yang digelar di Manado, Sabtu (12/5/2018).

luka bakar

Sukartiwi menjelaskan bahwa kasus luka bakar banyak terjadi pada anak di bawah usia lima tahun dan rata-rata terjadi di rumah tangga.

Berangkat dari kondisi tersebut Combiphar melalui produk Mebo yang teIah dipercaya oIeh dokter di Indonesia sejak 2006 untuk penanganan luka bakar mempunyai misi untuk mengedukasi masyarakat khususnya para ibu, guna meningkatkan kesadaran dan pengetahuan mereka mengenai pertolongan pertama luka bakar di rumah.

ā€¯Lebih dari itu, kami ingin mendorong keluarga Indonesia untuk seIaIu sedia produk obat luka bakar satu diantaranya adalah Mebo sebagai P3K di rumah," ujar Sukartiwi.

Saat ini lanjut Sukartiwi, Mebo telah menjadi pilihan utama dokter untuk penanganan luka bakar di Rumah Sakit. Luka bakar dapat terjadi kapan saja, dimana saja, dan kepada siapa saja.

"Bukan hanya akibat api, luka bakar juga sering ditimbulkan dari minyak panas, air panas, maupun benda panas Iain yang berbahaya," pungkas Sukartiwi.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini