nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tanda-Tanda Kamu Terjebak Friendzone, Ini Kata Ahlinya!

Annisa Aprilia, Jurnalis · Minggu 13 Mei 2018 08:17 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 05 13 196 1897603 tanda-tanda-kamu-terjebak-friendzone-ini-kata-ahlinya-HssJifYpCR.jpg Hubungan Terjebak Friendzone (Foto: Krozz)

FRIENDZONE selama ini dianggap jadi kondisi yang paling tidak diingini oleh orang-orang yang menjalin persahabatan dengan lawan jenis. Mereka menganggap, terjebak friendzone adalah sebuah tekanan dilematis, sebab harus menjaga keutuhan persahabatan, tapi di sisi lain ada perasaan suka yang berbeda terhadap sahabatnya.

Lantas, sebenarnya apakah pengertian friendzone dari pandangan psikologi? Dan bagaimana solusinya jika ada seseorang yang menyukai sahabatnya sendiri?

"Friendzone sebenernya adalah pertemanan yang akrab dan mendalam tapi tidak dalam pengertian asmara. Misal teman dari kecil sampai SMA karena tetangga suka main bareng dan ke sekolah bareng," jelas Erna Marina Kusuma, M. Psi. C. Ft, psikolog anak dan remaja, saat diwawancarai Okezone via pesan singkat.

Lebih lanjut, Erna pun menjelaskan bagi orang yang sudah terlanjur jatuh cinta pada sahabatnya sendiri, tidak perlu merasa bersalah, sebab jatuh cinta atau suka pada seseorang adalah sebuah kewajaran. Pun jika merasakan cemburu saat sahabatnya memiliki pasangan, karena dia sudah merasa akrab seperti saudara.

"Banyak pula yang merasa sudah akrab dari kecil dan merasa ingin menjalin hubungan yang lebih dalam dari teman," imbuh Erna.

Nah, jika sudah merasa jatuh cinta pada sahabat sendiri, kamu tentu akan merasa banyak perasaan yang janggal antara kamu, sahabat, dan lingkungan kalian. Untuk itu, menurut Erna, kamu harus mulai menyadari dan memikirkan batas agar kamu tidak terlibat dalam hubungan asmara.

"Kebanyakan yang terjebak dalam friendzone saat menyadari perasaannya bahwa dia suka dengan sahabatnya akan merasa dilema untuk mengungkapkan perasaannya. Mereka takut kalau mereka mengungkapkan perasaannya ternyata akan bertepuk sebelah tangan bahkan bisa merusak persahabatan mereka," imbuh Erna.

Jika sudah seperti ini, maka biasanya kamu akan mencari apa solusinya, bukan? Mungkin salah satu cara yang terlintas di benakmu adalah menjauhi sahabat kamu tersebut, padahal itu bukanlah solusi yang tepat. Sebab, Erna mengatakan perasaan suka tidak akan hilang dengan kamu menjauhinya, malah bisa jadi akan semakin suka dan buat kamu semakin sengsara.

"Menjauh malah akan memperlihatkan wujud perasaan kita yang sebebernya, malah akan memperlihatkan bahwa kita menjadi suka sama sahabat kita dan tidak berani mengakuinya. Hal yang terbaik adalah mengakui perasaan kita dan menekankan bahwa kita tidak akan memaksa sahabat kita untuk memiliki perasaan yang sama," lanjutnya.

Jika kamu sudah memutuskan untuk mengungkapkan perasaan, maka kamu harus siap jika sahabatmu ingin menjauh atau tetap bisa menerima kamu sebagai sahabatnya, tanpa terbebani dengan perasaan yang telah kamu ungkapkan kepadanya.

"Untuk mengakui perasaan dan meminta kesediaan sahabat mengerti kita tidak memaksa dirinya, dibutuhkan kedewasaan dan kematangan emosi," pungkasnya.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini