Image

Besok Sebagian Warga di Aceh Sudah Mulai Puasa

Khalis Surry, Jurnalis · Senin 14 Mei 2018 21:55 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 05 14 196 1898318 besok-sebagian-warga-di-aceh-sudah-mulai-puasa-R1HfhwhUYG.jpeg Ilustrasi (Foto: Medium)

BESOK, pada Selasa 15 Mei 2018, sebagian masyarakat Aceh yang mengikuti ajaran Habib Muda Seunagan (Peuleukung) akan mulai melaksanakan ibadah puasa Ramadhan 1439 Hijriah.

Hal itu dikatakan Cucu Habib Muda Seunagan, Said Kamaruddin bahwa keputusan itu merupakan hasil keputusan rapat dengan para ulama pengikut tarikat syattariah Habib Muda Seunagan, bahwa mereka akan melaksanakan awal Ramadhan, besok.

“Kita berpuasa lebih awal ini berdasarkan hisab hitungan lima, bagi pengikut Habib Muda Seunagan sekitar ribuan masyarakat mulai melaksanakan Salat Tarawih Senin malam,” kata Said Kamaruddin saat dihubungi wartawan, Senin (14/5/2018).

 Baca juga: Gagal Fokus! Keseksian Pria Ini Tutupi Keberhasilannya Menangkap Hiu Martil

Oleh karena itu, sebagai pemegang amanah, Abu Habib Qudrat sudah menghimbau kepada seluruh pengikut Habib Muda Seunagan yang berada di Kabupaten Nagan Raya, Gayo Lues, Aceh Barat Daya, Aceh Barat dan Pidie untuk melaksanakan ibadah puasa besok.

 Warga aceh

Dikatakan Said, pengikut Habib Seunagan sudah puluhan tahun silam menentukan bulan suci Ramadhan lebih awal dua atau tiga hari dari jadwal puasa pada umumnya. Jadi pada tahun ini mereka melaksanakan puasa tiga hari lebih awal.

Menurutnya, pada 2018 ini, dengan mereka berpuasa besok maka jumlah puasa mereka nantinya penuh selama 30 hari. Dan begitu juga pada hari raya Idul Fitri, pengikut Habib Seunagan ini akan merayakannya sesudah puasa selama penuh 30 hari.

“Seluruh pengikut Habib Muda Seunagan agar dalam menjalankan ibadah puasa sering di isi dengan ibadah lainnya. Dan bila nanti hari Raya lebih awal agar menghargai orang lain yang masih berpuasa,” ungkap Said.

 Baca juga: Sarapan Pizza Lebih Baik dari Sereal? Ini Buktinya

Kendati demikian awal ramadhan yang ditentukan Pemerintah Aceh melalui Majelis Permusyawaratan Ulama Aceh, pada hari Kamis, 17 Mei 2018. Namun, penentuan satu Ramadhan itu akan diumumkan kembali secara resmi oleh Mentri Agama Republik Indonesia.[]

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini