nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cara Ajarkan Pendidikan Seks pada si Buah Hati

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Selasa 15 Mei 2018 22:17 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 05 15 481 1898741 cara-ajarkan-pendidikan-seks-pada-si-buah-hati-U0uGYVkWHg.jpg Ibu dan anak (Foto: Xplorabox)

SEKS mungkin masih dianggap sebagai hal yang tabu bagi masyarakat Indonesia. Akan tetapi Anda wajib mengajarkan pendidikan seks kepada sang buah hati sejak dini.

Masa pertumbuhan membuat anak-anak memiliki rasa keingintahuan yang tinggi. Alhasil, banyak diantara mereka yang memilih untuk mencari tahu berbagai hal seorang diri. Tentu hal ini akan menjadi bumerang bagi sang anak, jika orang tua tidak bisa mengajarkan hal positif kepada buah hatinya.

Salah satu hal yang bisa diajarkan oleh orang tua adalah pendidikan seks. Pengajaran tentang seks, memang bisa dimulai ketika sang anak beranjak remaja.

(Baca Juga: Gogon Meninggal Dunia Karena Penyakit Jantung, Kenali 10 Faktor Risikonya)

Namun, di era milenial seperti ini, tidak ada salahnya untuk mengajarkan pendidikan seks sejak dini. Usia lima tahun ke bisa menjadi waktu yang tepat bagi Anda untuk memberikan arahan tentang pendidikan seks.

Sebagaimana diketahui, saat ini penggunaan gadget canggih sudah menjamur dimana-mana. Semua konten bisa diakses oleh siapa saja, tanpa memandang usia dan gender. Alhasil peran serta orang tua dalam menjaga putra dan putrinya sangat dituntut dalam kasus ini.

Meski terlihat sulit, namun masih ada beberapa langkah yang bisa Anda gunakan demi kebaikan tumbuh kembang si kecil. Merangkum dari berbagai sumber, Okezone akan membagikan tips mengajari pendidikan seks kepada anak.

 

Perkenalkan anak tentang bagian sensitif yang tidak boleh disentuh

Pemahaman mengenai beberapa daerah sensitif dalam tubuh manusia, memang harus ditanamkan sejak dini. Anda harus menegaskan daerah mana saja yang tabu untuk disentuh (area kelamin dan payudara), dan bagian apa yang diperbolehkan untuk disentuh. Hal tersebut bisa menjadi modal dasar bagi si anak berperilaku, baik kepada sesama maupun lawan jenis.

Berikan pemahaman mengenai perbedaan lawan jenis

Orang tua juga harus mengajarkan anaknya untuk memahami seputar lawan jenisnya. Berikanlah pemahaman tentang perbedaan laki-laki dan perempuan beserta karakteristik yang membedakan mereka. Cara ini akan membuat si kecil mampu menilai dirinya dan mampu menyesuaikan diri dengan lingkungannya.

(Baca Juga: Waspada, Ada Deodoran Semprot yang Mengandung Zat Mematikan)

Batasi penggunaan gadget pada anak

Gadget memang membawa dampak positif bagi tumbuh kembang sang anak. Namun, terlalu sering memegang gadget juga memiliki dampak negatif. Sebagaimana diketahui, gadget memiliki kemampuan untuk mengakses berbagai situs dari dalam dan luar negeri. Jadi alangkah lebih baik jika orang tua bisa mengontrol anaknya dalam menggunakan gadget dan mengarahkan tontonan yang tepat sesuai dengan usianya.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini