nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

4 Tips Hindari Kabar Hoax Ancaman Teror Bom yang Bikin Takut

Dewi Kania, Jurnalis · Rabu 16 Mei 2018 12:39 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 05 16 196 1898914 4-tips-hindari-kabar-hoax-ancaman-teror-bom-yang-bikin-takut-hPjgF2TsDX.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

ANCAMAN teror bom yang melanda masyarakat Indonesia sudah membuat sejumlah orang khawatir. Tapi banyak orang malah menyebar kabar hoax lewat media sosial yang bikin masyarakat tambah takut.

Salah satu kabar hoax yang santer di media sosial yakni adanya ancaman teror bom yang bakal melanda beberapa pusat perbelanjaan ternama di Jakarta dan Surabaya. Konon, pernyataan ini dikeluarkan oleh tim densus 88. Tenang, itu bukan kabar buruk dan seharusnya kamu tetap aman berkunjung ke sana.

Nah, untuk menghindari ancaman dari kabar hoax seperti itu, kira-kira bagaimana caranya menyiasatinya supaya kamu tidak takut ya? Enggak usah bingung dan takut, karena ahlinya akan membeberkan tipsnya.

 (Baca Juga: Solusi Asuh Anak untuk Single Parent, Kuncinya Waktu)

Psikolog Anna Surti Ariani mengatakan, publik sebaiknya tidak percaya dan tidak boleh menyebar kabar hoax tersebut agar tak berdampak fatal. Seharusnya, kamu ikut menjaga ketenangan publik, bukannya malah bikin orang tambah panik.

Dirangkum Okezone, Rabu (16/5/2018), berikut adalah empat tips menghindari ketakutan dari kabar hoax yang menyebar di media sosial. Yuk, cari tahu!

Wawasan harus luas

Setiap orang pasti dibekali wawasan yang luas. Umumnya, kabar miring yang menyebar di media sosial punya akurasi yang sesuai. Sebelum percaya, kamu harus tahu sumbernya dan jangan mudah percaya dengan itu. Karena dampaknya bisa merugikanmu dan bikin tambah takut.

Berpikir kritis

Kamu juga harus berpikir kritis saat mendapat sebaran kabar hoax itu. Berpikirlah secara kritis dan yakinkan orang lain bahwa informasi itu bohong. Misalnya, kabar itu ada di grup WhatsApp keluarga yang bikin orang-orang terdekatmu panik. Kamu bisa menenangkan kepanikan karena isu itu dengan cara yang sesuai.

(Baca Juga:Berdamai dengan Masa Lalu, 3 Mantan Suami-Istri Ini Kompak Hadiri Wisuda Sekolah Anaknya)

(Foto: Shutterstock)


Coba cek sumber terpercaya

Kalau ingin mencari kabar yang benar yakni jelas dari surat kabar, media daring atau berita yang disiarkan di televisi atau mendengar radio. Jangan percaya dengan kabar ancaman teror yang terlalu bombastis dan berlebihan, sehingga dampaknya bikin orang tambah takut. Kabar palsu itu bahkan bisa jadi satu ujaran provokasi yang seharusnya dihindari.

 

Jangan ikut menyebar kabar hoax

Kalau mendapatkan broadcast message kabar hoax itu seharusnya kamu jangan ikut menyebarkan. Karena belum tentu sumbernya benar dan malah bikin orang lain ikut khawatir. Hal ini jelas mengancam psikis orang lain, karena karakter masing-masing si penerima kabar itu bisa panik atau biasa saja.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini