nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menyusuri Surga-Surga Belanja di Hong Kong

Koran SINDO, Jurnalis · Rabu 16 Mei 2018 17:57 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 05 16 406 1899084 menyusuri-surga-surga-belanja-di-hong-kong-KN1A7K7Pr7.jpg Foto: Koran Sindo

HONG KONG menjadi destinasi wisata belanja yang menyediakan beragam barang belanjaan. Beberapa distrik seperti Tsim Sha Tsui, Causeway Bay, Mong Kok, dan Sham Shui Po menjadi pilihan warga lokal maupun wisatawan asing untuk berbelanja. Kota bisnis di pesisir timur China ini seolah-olah tak pernah tidur. Lalu lalang manusia ditambah gemerlap lampu membuat denyut kota terus berdetak.

Berbagai pusat perbelanjaan tersebar di kota jajahan Inggris ini. Salah satu yang terkenal dan paling ramai adalah Tsim Sha Tsui. Deretan gerai, toko, dan mal berjejer berhimpitan di sepanjang Nathan Road. Sejumlah mal yang luas dan mewah, termasuk iSQUARE, The One, K11, Harbour City, dan 1881 Heritage, menjadi mal favorit bagi warga lokal Hong Kong atau wisatawan asing untuk berbelanja.

Baca Juga: Viral! Perayaan Ulang Tahun ala Indonesia Disoroti Media Asing

“Tsim Sha Tsui menjadi distrik belanja yang menyediakan sejumlah brand fashion , kosmetik, dan perhiasan terbaik dari seluruh dunia,” ujar Ceci Chung, officer communication Hong Kong Tourism Board (HKTB), beberapa waktu lalu. Tak hanya Tsim Sha Tsui, distrik belanja barang-barang mewah juga disediakan di Causeway Bay.

Distrik belanja ini selalu memanjakan pengunjung tidak hanya dari produk yang dijual, juga warnawarni lampu toko yang memikat mata pada malam hari. Distrik ini menjual barang-barang lokal khas Hong Kong sampai brand terkenal kelas dunia. Beragam produk ditawarkan mulai pakaian, jam tangan, perhiasan, hingga obat-obatan tradisional.

Pilihan lain yang jadi daya tarik kaum perempuan adalah kosmetik. “Setiap belanja di Hong Kong tidak langsung diberi kantong plastik karena setiap kantong plastik akan dikenakan government charge sebanyak HKD 3 (Rp5.000),” ujar pemandu wisata, Vivian Wong.

Berbeda dengan Tsim Sha Tsui dan Causeway Bay yang terkenal sebagai distrik belanja barang-barang bermerek, Ladies Market yang terletak di kawasan Kowloon, Mong Kok terkenal dengan barang-barang murah dan bisa ditawar. Meski disebut Ladies Market, barang-barang yang dijual di pasar sepanjang 1 kilometer ini tidak hanya diperuntukkan bagi kaum hawa.

Sejumlah barang lain seperti elektronik, pakaian, hingga suvenir menjadi incaran banyak wisatawan. Harga yang murah dan bisa ditawar membuat banyak wisatawan memborong berbagai macam barang untuk oleh-oleh. Para wisatawan pun dapat berburu oleh-oleh dan suvenir murah di pasar yang buka setiap hari dari pukul 10.00 hingga 23.00 malam.

“Selalu siapkan uang dengan pecahan kecil untuk berbelanja di Ladies Market karena para penjual enggan menerima uang pecahan di atas HKD100 (Rp170.000),” saran Vivian. Untuk merasakan sensasi hiruk-pikuk berbelanja dengan warga lokal, pihak HKTB membawa rombongan media ke distrik Sham Shui Po.

Distrik ini terdiri dari dua pasar loak utama. Pasar loak Apliu Street dipenuhi penjual komputer, elektronik, dan aksesori elektronik baru maupun bekas. Adapun pasar loak Cheung Sha Wan Road menjadi pilihan para perancang busana lokal Hong Kong untuk membeli berbagai kain grosir.

Baca Juga: Benarkah Minum Susu saat Sahur Bikin Kenyang Berjam-jam?

Selain berkeliling di distrik Sham Shui Po, rombongan wartawan Indonesia mencoba jajanan pasar khas Hong Kong. Ada beberapa jajanan pasar yang dicoba, yakni Chinese Rice Pudding yang lembut dan manis di Kwan Kee Store.

Ada pula Tofu Dessert alias kembang tahu hangat di A1 Tofu Company. “Kedua makanan ini menjadi cemilan atau sarapan khas para penjual di Sham Shui Po,” ujar Vivian.

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini