nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sering Angkat Barang-Barang Berat Bisa Bikin Wanita Mandul, Ini Penjelasannya!

Dewi Kania, Jurnalis · Rabu 16 Mei 2018 20:16 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 05 16 481 1899105 sering-angkat-barang-barang-berat-bisa-bikin-wanita-mandul-ini-penjelasannya-6Ts6CAFtgx.jpg Ilustrasi (Foto: Medicalnewstoday)

TANPA disadari perempuan sering mengangkat barang berat saat menyelesaikan pekerjaan rumah tangganya. Misalnya mengangkat ember yang berisi cucian baju yang bebannya cukup berat.

Ladies, kamu pasti sering mengangkat barang yang berat tapi jarang menyadari dampaknya. Padahal dalam jangka panjang efeknya tidak baik untuk kesehatanmu, salah satunya yakni penurunan kesuburan.

Efek ini ditemukan oleh studi dari peneliti di Harvard TH Chan School of Public Health. Perempuan yang sering mengangkat barang berat, baik di rumah atau di kantor, dampaknya bisa mengganggu kesuburannya.

 (Baca Juga: Solusi Asuh Anak untuk Single Parent, Kuncinya Waktu)

Peneliti Lidia Minguez Alarcon dan bekerja sama dengan Audrey Gaskins dari Departemen Gizi di lembaga yang sama. Studi ini diterbitkan dalam Occupational and Environmental Medicine.

"Banyak perempuan yang tidak sadar dengan potensi penurunan kesuburan saat sering mengangkat beban berat. Kesehatan reproduksinya terganggu," kata Mínguez Alarxon.

Penelitian sebelumnya juga telah menemukan hubungan antara faktor-faktor yang berhubungan dengan pekerjaan dan kesuburan. Faktor-faktor ini dijelaskan memiliki efek kehamilan pada perempuan yang baru menikah.

Namun, penelitian tersebut tidak mengukur biomarker kesuburan seperti fungsi ovarium dan tingkat hormon reproduksi. Para peneliti mengatakan bahwa studi barunya tersebut menjadi salah satu faktor yang menyulitkan Anda hamil.

Dalam studinya, Minguez Alarcon dan rekan meneliti 473 wanita yang mencari pengobatan infertilitas di Rumah Sakit Umum Massachusetts. Ada jumlah sel telur yang tersisa dan tingkat hormon perangsang folikel, yang meningkat seiring usia perempuan bertambah.

Mereka juga mengamati respon ovarium pada 313 perempuan yang telah menyelesaikan satu siklus IVF. Penelitian ini memeriksa jumlah telur matang, yang mampu berkembang menjadi embrio yang sehat.

Para wanita ditanya tentang tuntutan fisik dan jadwal kerja mereka, serta seringnya mengangkat barang berat saat menyelesaikan tugas rumah.

Empat dari 10 wanita mengindikasikan bahwa mereka harus mengangkat benda berat secara teratur sebagai bagian dari pekerjaan mereka. Sekira 1 dari 4 wanita menjawab bahwa pekerjaan mereka cukup untuk menuntut fisik.

Penurunan tingkat kesuburan ini utamanya juga dialami oleh perempuan dengan masalah obesitas. Jadi tidak ada perbedaan antara perempuan yang tubuhnya kurus.

Baca Juga: 5 Selebriti Hollywood Ini Pernah Tutup Akun Instagramnya, Siapa Saja?

"Studi kami adalah yang pertama menunjukkan bahwa mengangkat barang berat mempengaruhi produksi telur dan kualitas, daripada mempercepat penuaan ovarium," tambahnya.

Karena itu, kamu harus mengukur beban barang bawaan yang tidak merepotkan. Jangan sampai kamu mengalami risikonya dalam jangka panjang, yang menyebabkan kamu sulit hamil saat sudah menikah. Demikian dilansir Medicalnewstoday, Rabu (16/5/2018).

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini