nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

10 Buku Paling Mahal di Dunia, Paling Murah Rp65 miliar

Leonardus Selwyn, Jurnalis · Kamis 17 Mei 2018 20:31 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 05 17 196 1899540 10-buku-paling-mahal-di-dunia-paling-murah-rp65-miliar-1yVVCQvsF9.jpg Foto: Koran SINDO

BUKU merupakan salah satu sarana edukasi yang tepat bagi manusia. Dengan buku, banyak ilmu yang dapat dipelajari. Masyarakat juga bisa mengetahui sejarah maupun pesan yang ingin disampaikan sang penulis.

Meski demikian, perkembangan zaman yang maju menyisakan banyak sejarah yang tertuang dalam sebuah buku. Tak aneh jika buku-buku tersebut memiliki harga yang tinggi karena cerita dan sejarah yang terkandung di dalamnya. Dalam artikel ini Okezone akan membahas mengenai 10 buku termahal yang ada di dunia.

1.Codex Leicester (Rp409 miliar)

Buku ini adalah koleksi karya Leonardo Da Vinci. Codex ini merupakan yang paling terkenal di antara 30 karya ilmiah Leonardo Da Vinci. Wajar saja jika buku ini memiliki nilai yang sangat tinggi. Beberapa orang terkenal seperti Giovanni della Porta, Giuseppe Ghezzi, Thomas Coke dan Armand Hammer pernah menjadi pemilik buku ini. Codex Leicester saat ini menjadi milik Bill Gates yang telah membelinya pada 1994 dari balai lelang Christie di New York.

Baca Juga: Perbatasan Unik Negara di Dunia, Salah Satunya Tempat Nongkrong

(Foto: Artnet)

2. Magna Carta (Exemplar) (Rp283 miliar)

Buku ini dikenal sebagai Magna Carta Libertatum dalam bahasa Latin yang berarti “Piagam Besar dari Kebebasan” (The Great Charter of the Liberties ) yang dikeluarkan di Inggris pada 15 Juni 1912.

Magna Carta berisi perselisihan antara Paus, King John beserta Baron-nya atas hak hak raja. Salinan yang sangat baik dari buku Magna Carta 1297 dibeli David Rubenstein dan membuatnya menjadi buku yang paling mahal.

Baca Juga: Kreasi Minuman Nanas untuk Buka Puasa, Buatnya Gampang Tak Sampai 5 Menit

(Foto: Telegraph)

3. ST Cuthbert atau Stonyhurst Gospel (Rp190 miliar)

ST Cuthbert adalah sebuah buku injil pada awal abad ke-8 dan ditulis dengan bahasa latin. Ikatannya yang terbuat dari kulit, dihias dengan sangat baik. Buku ini dinobatkan sebagai yang terbaik karena dapat bertahan dalam kondisi setua ini. Buku ini memiliki 138 halaman dengan ukuran 92 sentimeter.

(Foto: AP Manuscripts)

4. Bay Psalm Book (Rp188 miliar)

Bay Psalm Book merupakan buku yang pertama kali dicetak di Amerika Utara. Buku ini pertama kali dicetak pada 1640 di Cambridge, Massachusetts. Mazmur –mazmur yang ada di dalamnya diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris.

(Foto: Reuters)

5. Rothschild Prayer Book (Rp180 miliar)

Naskah buku populer ini dikumpulkan tim seniman yang disusun antara 1500-1520. Buku ini terdiri dari 254 lembar dan ukuran halaman yang dimiliki adalah 228 x 160 mm.

Buku ini pernah dipajang di Perpustakaan Nasional Australia di Wina dengan nama Codex Vindobonensis S.N. 2844. Pada 2014 buku ini dibeli oleh pengusaha Australia Kerry Stokes dari Christie's New York dan dipajang di Perpustakaan Nasional Australia.

(Foto: Reuters)

6. Gospels of Henry The Lion (Rp155 miliar)

Buku ini dibuat dan diberikan kuasa ke Saxony Duke untuk upacara Perawan Maria di Gereja Abbey St Blaise di Katedral Brunswick. Buku ini dianggap sebagai mahakarya dari iluminasi buku Romanes dari abad ke-12.

(Foto: Facsimile Finder)

7. The Birds of America (Rp152 miliar)

Buku ini adalah hasil karya dari pelukis, John James Audubon yang memuat ilustrasi tentang berbagai jenis burung di Amerika Serikat. Buku ini pertama kali diterbitkan dalam bentuk series antara 1827 dan 1838 di Edinburgh dan London.

 

(Foto: CalibanBooks)

8. Canterbury Tales (Rp99 miliar)

Buku ini berisi koleksi cerita yang ditulis oleh Geoffrey Chaucher pada abad ke-14. Cerita ini terdiri dari kisah nyata, namun sebagian lainnya berupa fiksi. Semuanya terkandung dalam sebuah cerita bingkai yang diceritakan oleh para peziarah.

(Foto: Podbean)

9. Shakespeares Comedies, Hostories & Tragedies (Rp81 miliar)

Buku ini pertama kali dicetak pada 1623 setelah kepergian William Shakespeare. Memuat 36 drama dan dikumpulkan rekan-rekannya, Henry Condell dan John Heminges. Buku ini dicetak 220 eksemplar dan hanya 40 dari jumlah itu yang benar-benar lengkap.

(Foto: The Great Courses)

10. Gutenberg Bible (Rp65 miliar)

Merupakan buku besar pertama yang dicetak menggunakan jenis logam yang diproduksi secara missal di Eropa. Buku ini menandai dimulainya Revolusi Gutenberg. Buku ini mendapat pujian dari masyarakat luas karena kualitas estetis dan artistiknya yang tinggi. Buku ini memiliki ikon yang ditulis dengan bahasa Latin.

(Foto: Huffington Post)

1 / 5

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini