nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sempat Tertunda, Chef Karen Carlotta Berhasil Raih Impiannya sejak Remaja

Tiara Putri, Jurnalis · Jum'at 18 Mei 2018 04:08 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 05 17 298 1899644 sempat-tertunda-chef-karen-carlotta-berhasil-raih-impiannya-sejak-remaja-jwMVs36R0l.jpg Chef Karen Carlotta (Foto: Istimewa)

SETIAP orang tentu ingin bisa mencapai cita-citanya. Tapi tidak semuanya bisa mendapatkan kesempatan tersebut. Entah itu karena keterbatasan biaya atau kurang dukungan dari orang-orang terdekat. Hal ini pula yang terjadi pada Karen Carlotta.

Memiliki impian sebagai seorang juru masak sejak remaja, KC (sapaan akrabnya) terpaksa mengambil jurusan ekonomi ketika kuliah mengikuti keinginan orangtuanya karena pada waktu itu juru masak bukan pekerjaan bergengsi seperti sekarang. “Saya tidak tahu apa yang saya lakukan sepanjang kuliah, karena saya benar-benar tidak tertarik,” ujarnya seperti yang dikutip dari rilis yang diterima Okezone, Kamis, 17 Mei 2018.

Selepas kuliah, KC mulai bekerja pada sebuah bank. Akan tetapi saat itu dirinya mengalami tekanan pikiran yang cukup berat dan pada akhirnya membuat ia keluar dari pekerjaan. Kondisi itu akhirnya membuat orangtua KC memberikan izin kepada anaknya untuk mengejar cita-citanya.

KC kemudian kuliah kembali di Singapore Hotel and Tourism Education Center (SHATEC) dan mengambil jurusan Pastry & Baking. Dirinya menjalani kuliah dengan perasaan senang dan mudah menerima pelajaran. KC pun berhasil lulus dengan predikat Cum Laude.

Chef Karen

Perjalanan karirnya untuk memperjuangkan cita-cita semasa kecil dimulai KC saat ia bekerja sebagai Pastry Chef di sebuah toko kue kecil namun terkenal di Singapura. Di toko kue itu dirinya berguru pada Laurent Bernard, seorang artisan chocolatier asal Prancis. Kemudian dia melanjutkan perjalanan karirnya di sebuah restoran fine dining ternama, One Rochester yang membuat namanya mulai terkenal.

KC kemudian kembali ke Jakarta untuk meneruskan karirnya. Di kota metropolitan itu dirinya berkenalan dengan Adhika Maxi, seorang chef muda dari French Culinary Institute, New York. Keduanya kemudian berkolaborasi membesarkan sebuah restoran. Di situ dirinya berhasil menciptakan kue Red Velvet yang mencuri perhatian banyak orang.

KC dan Adhika kemudian menikah dan mendirikan layanan private dining yang melayani kalangan atas bernama AMKC (Adhika Maxi Karen Carlotta). Tak berhenti sampai di situ, keduanya juga mendirikan restoran AMKC Atelier yang memiliki menu pastry unik seperti Es Teler Cake. Kreasi ini terbentuk dari hasil imajnasi KC. Memiliki teknik pastry tingkat tinggi, dirinya berhasil menerjemahkan cita rasa kudapan lokal ke dalam selera kue internasional.

Chef Karen

Bagi KC sendiri kue itu sesuatu yang magical. “Hasilnya bisa sangat berbeda hanya karena hal kecil ketika mengolahnya. Misalnya, suatu resep yang sama akan menghasilkan kue yang berbeda karena cara mengocok yang tak sama. Selain itu, sangat ditentukan oleh waktu pada masing-masing tahap pembuatan dan sangat ditentukan oleh feeling yang tidak bisa diajarkan,” terangnya.

Dirinya memiliki analogi bila membuat kue itu seperti science dan menyusun resep layaknya membuat rumus kimia. KC berencana untuk terus berkreasi membuat kue karena tren di bidang pastry tidak bisa diprediksi.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini