Image

Foto-Foto Ini Buktikan Pulau Wayag bak Surga Kecil yang Jatuh ke Bumi

Chanry Andrew S, Jurnalis · Jum'at 18 Mei 2018 03:16 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 05 17 406 1899652 foto-foto-ini-buktikan-pulau-wayag-bak-surga-kecil-yang-jatuh-ke-bumi-3WS7sqSDjk.jpg Pulau Wayag di Kepulauan Raja Ampat (Foto: Andrew Chan/Sindonews)

PESONA alam bahari kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat, dengan kumpulan pulau karts eksotis dan pantai pasir putih yang memesona merupakan destinasi impian para wisatawan. Ditambah dengan keindahaan alam bawah lautnya serta keunikan dan keramahan adat istiadat masyarakat adat setempat, membuat tempat Raja Ampat jadi destinasi favorit wisatawan nusantara dan mancanegara.

Raja Ampat memang pantas disebut serpihan surga kecil yang jatuh ke bumi di ujung timur Indonesia. Salah satu serpihan surga di bumi Indonesia adalah Pulau Wayag, yang terletak di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, dan merupakan ikon wisata pulau bahari di daerah ini.

Pulau Wayag juga merupakan salah satu destinasi wisata yang terkenal dengan panorama keindahaan bawah lautnya. untuk menuju ke Pulau Wayag, wisatawan dapat menggunakan kapal cepat atau speed boat dari Kota Waisai, ibu kota Kabupaten Raja Ampat, dengan jarak tempuh dua jam perjalanan.

 (Baca Juga:Perbatasan Unik Negara di Dunia, Salah Satunya Tempat Nongkrong)

Pulau Wayag sendiri merupakan wilayah adat suku Kawei, yang mendiami Kampung Selpelei, distrik Waigeo Barat Daratan, Kabupaten Raja Ampat. Sebelum memasuki areal wisata Pulau Wayag, wisatawan pun diwajibkan mampir di Kampung Selpelei untuk membayar retribusi adat untuk setiap kali berkunjung ke Pulau Wayag. Di mana retribusi adat yang harus dibayar oleh wisatawan adalah sebesar Rp1 juta untuk satu kali masuk ke Pulau Wayag dan satu kapal cepat atau speed boat.

Dalam perjalanan menuju Pulau Wayag, wisatawan akan disuguhkan dengan gugusan pulau-pulau karts terjal berbentuk seperti cendawan yang bermunculan dari bawah laut. Di Pulau Wayag sendiri terdapat tiga puncak yang sering didaki oleh para wisatawan. Di antaranya Pulau Wayag satu, dua dan tiga, di mana untuk mendaki pada puncak Pulau Wayag, ada beberapa bagian yang sangat terjal. Dan sebelum mencapai puncak pun kita masih harus berjuang memanjati tebing bebatuan dengan medan hampir 90 derajat.

 (Baca Juga:Pesan Mengharukan dari 2 Pendaki Perempuan Indonesia Pertama yang Berhasil Gapai Puncak Everest)

Selain mendaki puncak tertingi di Pulau Wayag, para wisatawan juga dapat menikmati panorama hamparan pantai pasir putih Pulau Wayag dengan gugusan-gugusan pulau karang yang indah, seolah menambah kegembiraan para wisatawan yang berkunjung ke tempat tersebut.

Tidak itu saja, para wisatawan pun dapat dengan bebas berenang di air laut yang biru dan bening sambil menikmati hangatnya air laut di pantai pasir putih, dan yang tak boleh terlewatkan oleh wisatawan adalah menikmati kegembiraan dengan berenang bersama ikan hiu karang yang seolah jinak saat disapa oleh para penyelam. Tidak hanya berenang, wisatawan pun dapat memberi makan bagi ikan hiu karang yang berada di areal tersebut, tentunya dengan makanan yang harus diperiksa terlebih dahulu kelayakannya oleh petugas konservasi setempat.

 

Habitat ikan hiu berada tepat di depan pos konservasi di Pulau Wayag. Dengan dilengkapi peralatan menyelam snorkeling dan diving para wisatawan bisa langsung dengan sepuasnya berenang dan bermain dengan ikan hiu karang.

Tapi selalu ingat tanpa mengganggu dan merusak habitatnya. Ikan hiu karang atau ikan hiu sirip putih tercatat sebagai ikan dengan katergori hampir terancam punah dan jumlahnya semakin menipis. Tidak hanya menikmati berenang bersama ikan hiu, para wisatawan juga dapat menyelam dan menikmati ribuan spesies ikan baik berukuran kecil dan besar yang berada di deretan terumbu karang indah Pulau Wayag.

 

Nah setelah puas menikmati seluruh keindahan surga kecil yang jatuh ke bumi di Pulau Wayag tersebut para wisatawan pun bergegas kembali ke penginapan, di mana saat di perjalanan wisatawan disuguhi dengan indahnya matahari terbenam di Pulau Balbalak yang merupakan daerah konservasi internasional.

Panorama keindahaan alam bahari Pulau Wayag, keistimewaan dan keramahan adat Suku Kawei di Kampung Selpelei, Raja Ampat, membuat wisatawan tak pernah jenuh untuk mengunjungi pulau bahari di pedalaman Papua Barat tersebut.

 

Nah tunggu apalagi, jadwalkan liburan Anda bersama keluarga terkasih dengan mengunjungi Pulau Wayag, karena keindahaan alam baharinya serta keramahan warga adat Suku Kawei yang merupakan pemilik ulayat Pulau Wayag seperti tak henti memanggil wisatawan untuk kembali mengunjungi surga kecil yang jatuh ke bumi tersebut.

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini