nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

4 Hal yang Harus Dipahami Orangtua dalam Mendidik Anak

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Jum'at 18 Mei 2018 20:23 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 05 18 196 1899912 4-hal-yang-harus-dipahami-orangtua-dalam-mendidik-anak-n2XNtOsV9s.jpg Ilustrasi (Foto: Huffingtonpost)

ORANGTUA memang sudah seharusnya mendidik dan mengajarkan anaknya tentang semua hal positif dalam hidup. Sebagai Orangtua yang baik, mereka harus mengajarkan sesuatu yang pantas dilakukan maupun tidak boleh mereka lakukan.

Namun, beberapa Orangtua ada yang masih bingung dalam mendidik anaknya dengan baik dan benar. Sebagaimana dilansir WondersList, Jumat (18/5/2018), Okezone akan merangkum empat hal yang wajib dilakukan para Orangtua dalam mendidik buah hatinya.

Hindari Kegemukan

Biasanya Orangtua senang jika melihat anaknya memiliki napsu makan yang tinggi. Bahkan Orangtua cenderung mencekoki anaknya dengan banyak makanan. Mereka menganggap dengan anaknya banyak makan, tubuhnya akan sehat. Tapi jangan salah, justru anggapan tersebut akan berbanding terbalik dengan kenyataan. Kebanyakan makan akan membuat anak Anda mengalami obesitas, kegemukan juga akan membuat sang anak menimbun banyak penyakit berbahaya yang nantinya akan mengancam perkembangannya.

(Baca Juga: Tutorial Pakai Sarung Ini Bukannya Inspiratif Malah Bikin Ngakak, Ada Pakaian Sekte Pengabdi Setan!)

Utamakan Pendidikan

Tugas utama Orangtua adalah memberikan pendidikan yang layak kepada anaknya. Semua cita-cita dan masa depan sang anak ditentukan oleh pendidikan. Jadi sebisa mungkin, sebagai Orangtua yang baik, pendidikan wajib diutamakan. Jangan sampai pendidikan menghambat sang anak untuk berkembangan.

Beri pemahaman ekonomi / kemiskinan

Sebenarnya poin ini masih ada korelasinya dengan pernyataan nomor empat. Kita semua tidak bisa menyalahkan kesulitan ekonomi sepenuhnya kepada Orangtua . Namun, sebagai Orangtua yang bijak, Anda wajib memberikan pengertian kepada anak perihal masalah ekonomi di masa depan. Sebelumnya, seorang lulusan sekolah menengah atas masih bisa bekerja di pabrik, tapi saat ini seorang sarjana pun belum tentu bisa mendapatkan pekerjaan dengan mudah.

(Baca Juga: Perdana Menteri Malaysia Curi Perhatian karena Kenakan Sandal Kurang dari Rp50 ribu)

Bantu temukan identitas diri anak

Identitas diri seorang anak sangat berperan penting bagi pertumbuhannya. Anak yang baru menginjak usia 10 tahun, tentu akan kebingungan untuk mengetahui siapakah dirinya. Dalam kasus ini, peran Orangtua adalah membentuk karakteristik sang anak dan mengarahkannya ke dalam kegiatan maupun komunitas yang positif . Hal tersebut bertujuan supaya sang anak bisa menemukan jati diri yang sebenarnya.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini