nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cara Gordon Ramsay Tandai Sebuah Restoran Buruk

Pradita Ananda, Jurnalis · Jum'at 18 Mei 2018 18:03 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 05 18 298 1899901 cara-gordon-ramsay-tandai-sebuah-restoran-buruk-CbWtZtkcBL.jpg Gordon Ramsay (BBC)

BERSANTAP di luar rumah memang perlu dilakukan agar tidak jenuh dengan suasana makan yang itu-itu saja. Apalagi pergi ke luar, bersantap di sebuah restoran juga bisa menjadi salah satu cara untuk menikmati quality time dengan keluarga.

Namun, siapa sih yang tidak akan merasa sebal jika sudah jauh atau capai-capai meluangkan waktu untuk keluar rumah demi makan di sebuah restoran, ternyata restoran yang dituju jauh dari harapan alias restoran yang buruk.

Nah, agar terhindar dari kondisi ‘zonk’ mengunjungi restoran atau tempat makan yang buruk, mengetahui seperti apa tanda-tanda yang bisa menunjukkan restoran tersebut baik atau tidak menjadi penting adanya.

 Baca juga: 5 Cara Cegah Buah-Buahan Membusuk, Ga Ribet Kok

Bicara soal tanda sebuah tempat makan itu baik atau tidak, chef dan pengusaha restoran terkenal di dunia, Gordon Ramsay dikatakan memiliki kemampuan khasnya sendiri dalam mengetahui hal tersebut. Ketika menghadiri acara perayaan ke-12 tahun Vegas Uncork, Gordon pun tak segan mengungkapkan ‘know how’ nya tersebut.

 Gordon Ramsay (Reuters)

Melansir foxnews, Jakarta, Jumat (18/5/2018) untuk indikator pertama, Gordon menyebutkan soal penempatan tempat duduk di restoran. “One thing that always alarms me is when you walk into a restaurant and you get a table immediately (Satu hal yang selalu bisa jadi peringatan untuk diriku ialah ketika kamu masuk ke restoran tersebut dan kamu langsung mendapatkan meja dengan mudah),” ungkap Gordon.

Hal ini dijadikan indikator utama oleh Gordon, karena menurutnya sejatinya setiap restoran yang bagus itu seharusnya 98 persen kursinya akan penuh dan ketika hanya restoran tersebut yang kosong di tengah-tengah restoran lainnya yang penuh di sekitarnya, ini semestinya jadi tanda bahwa restoran tersebut tidak cukup bagus.

 Baca juga: Perburuan Takjil di Masjid Sunda Kelapa pada Hari Pertama Puasa

“Any good restaurant in the neighborhood should be 98 percent full — If you can walk in off the street and there’s tables available, there’s something not quite right about that restaurant,” tambahnya.

Indikator lainnya dari Gordon ialah ketika pelayan restoran yang bertugas tidak memiliki daftar menu hidangan spesial apa yang bisa disajikan kepada para pengunjung. Terakhir, salah satu juri dari kompetisi memasak terkenal Masterchef ini juga menyarankan bahwa pengunjung harus waspada kepada restoran yang membuju-bujuk pengunjungnya untuk memesan ‘soup of the day’.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini