nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kenali Risiko Implan Payudara, Penyakitnya Mengintai Puluhan Tahun

Dewi Kania, Jurnalis · Jum'at 18 Mei 2018 12:31 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 05 18 481 1899752 kenali-risiko-impan-payudara-penyakitnya-mengintai-puluhan-tahun-UVZZDe6dTL.jpg Ilustrasi Kanker. (Foto: Shutterstock)

PENAMPILAN memang yang utam bagi wanita, oleh karena itu demi miliki payudara besar, kaum hawa rela melakukan implan. Jangan tertarik dulu, ada sederet risiko yang mengikuti jika ingin menggunakan implan.

Bayangkan, hampir 3.000 wanita di dunia memilih pasang silikon untuk memperbesar payudaranya. Tapi terungkap sebuah penelitian bahwa risiko implan telah dikaitkan dengan BIA-ALCL (Anaplastic Large Cell Lymphoma), yang merupakan bentuk penyebaran kanker limfoma, yang merusak sistem kekebalan tubuh.

Meskipun penyakit ini dapat disembuhkan jika dideteksi sejak dini, namun tetap dapat menyebabkan penyebaran penyakit ke seluruh tubuh. Klaim terbaru dari Pusat Kanker MD Anderson University Dr Mark Clemens mengatakan, karena pasang implan memang tidak sampai menyebabkan kematian.

Baca Juga: Terlalu Banyak Ikut Ekstrakurikuler Malah Berbahaya untuk Anak, Kok Bisa?

(Foto: Boldsky)

Pertemuan Estetika 2018 di New York pun mengungkapkan, terdapat 529 kasus kanker limfoma akibat implan tercatat di seluruh dunia, dengan 16 kematian orang. Nah, kenapa risiko ini mudah dialami seorang wanita yang melakukan implan ya?

Dijelaskan lebih lanjut, ada komplikasi yang terkait dengan jenis implan bertekstur tertentu, dengan permukaan kasar yang digunakan dalam 99% pembesaran payudara. Penyakit ini dapat berkembang setiap saat, mulai dari 2-28 tahun pasca-pemasangan implan.

Baca Juga: Tips Cerdik Taklukkan Padatnya Aktivitas di Kantor dan Tetap Percaya Diri

(Foto: Shutterstock)

Dilansir Boldsky, Jumat (18/5/2018), implan bertekstur tersebut menggunakan poliuretan sebagai bahan berbahaya. Tak pelak jika implan silikon ini dapat menyebabkan risiko buruk bagi kesehatan.

Wanita yang telah menjalani implan silikon memiliki risiko yang lebih tinggi dari platinum yang berbahaya di dalam tubuh mereka, daripada wanita yang tidak menjalani implant. Implan tersebut berasal dari kulit terluar silikon dapat mengeluarkan silikon dan bahan berbahaya lainnya ke dalam tubuh melalui pecah atau terkelupas.

(Foto: Shutterstock)

Karena operasi, wanita yang pasang implan juga mengalami berbagai risiko kesehatan lainnya. Seperti mengembangkan radang sendi, fibromyalgia, kelelahan dan gangguan auto-imun lainnya.

Selain itu, efek samping lain yang mungkin terjadi akibat implan payudara itu ada banyak yang lain. Itu mencakup ketidaknyamanan di sekitar implan, pengerasan jaringan payudara, nyeri otot, pembengkakan kelenjar getah bening, kelelahan, tangan dan kaki bengkak, ruam, pengerasan kulit, falitas mental, rheumatoid arthritis, skleroderma, kekeringan pada mulut, mata dan sebagainya.

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini