nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mengenal Kalawai, Senjata Tradisional Khas Papua untuk Berburu Ikan

Chanry Andrew S, Jurnalis · Senin 21 Mei 2018 16:05 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 05 21 406 1900764 mengenal-kalawai-senjata-tradisional-khas-papua-untuk-berburu-ikan-4UWjL952Le.jpg (Foto: Chanry Andrew Suripatty/Okezone)

TANAH Papua menyimpan banyak sekali pesona dan keindahan, baik alam, adat istiadat dan tradisi budaya serta sejumlah hal unik lainnya. Salah satu hal unik tersebut adalah senjata tradisional.

Selain ada parang, tombak dan panah, warga Papua juga pasti tahu apa itu Kalawai. Kalawai adalah salah satu senjata tradisional khas daerah Papua yang digunakan untuk berburu ikan sejak zaman dahulu dan hingga kini kegunaannya masih tetap dipertahankan oleh para nelayan tradisional di Papua.

Kalawai mempunyai fungsi yang berbeda dengan Tombak, Kalawai digunakan oleh para nelayan saat mencari ikan, gurita, teripang, dan lain sebagainya yang berada di laut atau di air yang dangkal, atau air surut (Meti.bahasa Papua).

Biasa disebut warga Papua dengan nama Balobe, atau juga mencari ikan saat air surut. Sementara Tombak umumnya digunakan untuk berburu di hutan dan yang paling umum adalah berperang.

 

Menurut Yosua Mudji, salah satu nelayan tradisional asal Raja Ampat, Bentuk Kalawai sendiri hampir mirip seperti tombak, namun bentuk Kalawai sendiri biasanya pegangannya terbuat dari buluh (bambu), ataupun kayu, yang lebih panjang dari tombak, ujung bambu tersebut kemudian diberi besi tajam.

Besi stainless tersebut harus lebih dari satu, dan diikat melingkari buluh tersebut. Biasanya besi kalawai terdiri dari besi yang diasah sampai menjadi tajam.

"Kalau zaman dulu, masyarakat biasanya menggunakan mata Kalawai dengan kayu tajam dan dibuat lebih dari satu, namun seiringnya jaman, mata Kalawai terbuat dari besi stainless yang kuat dan diasah sampai tajam dan dipasang lebih dari satu dengan berbagai ukuran," jelas Yosua Mudji, saat berbincang-bincang dengan Okezone di Waisai, Ibukota kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, Minggu (20/5/2018).

Menurut Joshua, dari bentuknya, Kalawai berbeda dengan tombak. Jika tombak umumnya bermata 1, kalawai umumnya bermata 3 dan mirip dengan Trisula. Bahkan ada juga nelayan yang membuat mata Kalawai dengan 4-5 mata besi yang tajam.

 

Asal Usul Kata Kalawai sendiri hingga saat ini masih belum dapat dipastikan, namun menurut referensi yang didapatkan Okezone, Kata "Kalawai" berasal dari bahasa Maluku yang terdiri dari dua suku kata yakni, Kala artinya Tikam dan Wai, artinya AIR. Sehingga jika diartikan secara etimologis kata " KALAWAI " memiliki pengertian " TIKAM AIR ".

Dari pengertian diatas maka sudah sangat jelas kalau Kalawai merupakan alat atau senjata tajam yang biasanya dipergunakan di dalam air untuk menangkap ikan, gurita, teripang dan sebagainya oleh nelayan di Papua.

Baca juga: 5 Negara Paling Damai dari 162 Negara yang Ada di Bumi

Menurut Joshua, menggunakan Kalawai bagi nelayan di pesisir kepulauan di Papua sudah ada sejak turun temurun, dan hingga kini senjata tradisional tersebut masih dipertahankan kegunaannya. Dengan menggunakan Kalawai menurut Joshua, juga tidak asal digunakan, di mana para nelayan biasanya menggunakan Kalawai dengan berbagai ukuran.

Baca juga: 11 Fakta Melanoma, Kanker Kulit yang Sebabkan Menantu Hatta Rajasa Meninggal Dunia

Kalawai ukuran kecil biasanya hanya untuk mencari ikan di sekitar bibir pantai saat air surut. Sedangkan Kalawai ukuran besar atau mata Kalawai besar digunakan nelayan saat memancing ikan dan untuk menangkap ikan berukuran besar.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini