nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pepes Unik dari Bengkulu Ini Harganya Murah, Padahal Bikinnya Lama Banget

Agregasi Antara, Jurnalis · Selasa 22 Mei 2018 15:52 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 05 22 298 1901307 pepes-unik-dari-bengkulu-ini-harganya-murah-padahal-bikinnya-lama-banget-UpmCMCROhT.jpg Pendap (Foto: Demon Fajri/Okezone)

BENGKULU - Pendap merupakan kuliner yang sebenarnya masih sejenis dengan pepes, namun ada yang unik dari makanan khas Provinsi Bengkulu ini kalau dibandingkan dengan pepes pada umumnya.

Jika pepes berbahan ikan yang dirempahi dan dibungkus dengan daun pisang, maka pendap memiliki ciri khas mencolok lain dari bahan dan rempahnya.

Baca Juga: Disukai Masyarakat Dunia, Katy Perry Malah Cela Gaun Pernikahan Meghan Markle

"Pepes kan ikannya dirempahi, dibungkus daun pisang lalu dibakar atau dikukus, sedangkan pendap, untuk bahan utama yakni ikan, itu harus difermentasi atau kalau kata orang dibusukkan dulu," kata salah satu penggiat sekaligus penjual pendap di Jalan Tanjung Agung, Kota Bengkulu, Siti Suryani, Selasa (22/5/2018).

Selain itu yang membedakan makanan khas Bengkulu ini dengan pepes lainnya lanjut dia, yaitu ikan dan rempah dilumuri parutan kelapa yang masih muda.

Selanjutnya bahan utama ini dibungkus dengan beberapa lapis daun talas, daun ini nantinya ikut dimakan bersama lauk utama yang terbungkus di dalamnya. "Nah setelah dibungkus daun talas, lalu baru terakhir dibungkus dengan daun pisang, dan si kukus," kata dia.

Berbeda dengan pepes yang hanya butuh waktu 30 menit sampai satu jam dipanggang atau kukus, pendap membutuhkan waktu terbilang sangat cukup lama pengukusannya, mencapai delapan jam.

"Kalau tidak rasanya kurang enak, mudah basi, atau terasa asam. Daun talas pun akan menyebabkan gatal di lidah jika dikukus sebentar saja," ujarnya.

Pedagang Pendap, okezone

Baca Juga: Rachael Ray Keluarkan Rp1 Miliar untuk Anjing Kesayangan

Untuk satu porsi pendap, ibu dua anak ini menjual dengan harga yang cukup murah yakni hanya Rp10 ribu saja. Seporsi sudah bisa menjadi lauk makanan bagi 3--4 orang.

"Ini cocok dihidangkan saat berbuka atau sahur. Peminat tidak hanya masyarakat lokal, tapi pembelinya juga tamu hotel sebagai oleh-oleh bagi mereka, pendap bisa bertahan selama tiga hari," ujarnya.

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini