nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

4 Kebiasaan Generasi Milenial Ini Bisa Sebabkan Disfungsi Ereksi

Tiara Putri, Jurnalis · Selasa 22 Mei 2018 23:09 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 05 22 481 1901433 4-kebiasaan-generasi-milenial-ini-bisa-sebabkan-disfungsi-ereksi-1ztwmJNjeT.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

PERUBAHAN gaya hidup membuat banyak masyarakat terserang penyakit tertentu di usia yang relatif muda. Padahal jika ditelaah lebih lanjut, penyakit-penyakit tersebut biasanya menyerang di usia lanjut. Salah satu pemicunya adalah karena gaya hidup sedentari dan enggan mengonsumi makanan bernutrisi seimbang.

Bila hal itu diteruskan, dapat menimbulkan penyakit kardiovaskular atau yang berhubungan dengan pembuluh darah. Pada pria, pola hidup ini bisa mengakibatkan disfungsi ereksi. Tentu hal itu tidak diinginkan karena dapat mengurangi kadar kepercayaan diri ketika berhubungan seksual dengan pasangan.

Untuk itu, hal-hal yang menyebabkan kondisi tersebut harus dihindari. Melansir Marie Claire, Selasa (22/5/2018), inilah kebiasaan-kebiasaan generasi milenial yang dapat menyebabkan disfungsi ereksi:

 (Baca Juga:Tak Kalah Ganteng dengan Pangeran Harry, Ini Sosok Pangeran Carl dari Swedia)

1. Konsumsi junk food

Kesibukan kadang membuat orang tidak sempat menyiapkan menu makanan sehat. Akibatnya mereka beralih ke makanan cepat saji atau junk food. Makanan ini dapat meningkatkan tekanan darah dan kolesterol yang pada gilirannya membatasi sirkulasi darah dan menyumbat pembuluh darah. Aliran darah yang tersumbat termasuk ke Mr. P dapat membuatnya sulit ereksi.

2. Merokok

Beberapa pria di usia 20-an sudah mulai menerapkan perilaku hidup sehat seperti meminum alkohol dan merokok. Menurut Dr Justin Lehmiller, asisten profesor psikologi sosial dari Ball State University, perokok harian tiga kali lebih mungkin menderita disfungsi ereksi. Selain itu, rutin meminum alkohol juga dapat membuat pembuluh darah menyempit sehingga mencegah aliran darah masuk ke Mr. P untuk ereksi.

 (Baca Juga:Sering Pakai Topi dan Helm Bikin Cepat Botak, Fakta atau Mitos?)

3. Tidak dapat mengelola stres

Ahli terapi seks, Joanna Benfield percaya jika disfungsi ereksi pada generasi milenial hampir selalu disebabkan oleh masalah psikologis, terutama jika pria tidak memiliki masalah mendapatkan ereksi saat masturbasi. Disfungsi ereksi sebenarnya sangat sensitif terhadap stres. Jika seorang pria menghadapi kesulitan kerja, kekhawatiran keuangan, atau kecemasan, maka sarafnya yang berfungsi memicu gairah akan tumpul. Pada saat stres, kortisol dan adrenalin bisa menyempitkan pembuluh darah yang mengganggu aliran darah ke Mr. P.

4. Terlalu banyak menonton video porno

Ahli terapi seks, Dr Morgan Francis menyatakan peningkatan aktivitas menonton pornografi hingga 3-5 kali seminggu dapat mengakibatkan hilangnya nafsu untuk interaksi seksual secara nyata. Hal itu lantaran cadangan dopamin di otak secara konsisten berkurang dari stimulasi berlebihan. Dengan begitu pria jadi sulit terangsang yang mengakibatkan Mr. P tidak mengalami ereksi.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini