nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dibalik Cerita Victoria Beckham yang Sering Dicibir karena Pelit Senyum

Lidya Julita Sembiring, Jurnalis · Rabu 23 Mei 2018 20:43 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 05 23 194 1901806 dibalik-cerita-victoria-beckham-yang-sering-dicibir-karena-pelit-senyum-Y8LAfW4Rhe.jpg Victoria Beckham (Foto: Hellomagz)

AKTRIS cantik Victoria Beckham (Vic) yang saat ini dikenal sebagai perancang busana diketahui sangat susah atau bahkan tidak mampu untuk menciptakan senyum di wajahnya. Hal ini terlihat dari semua foto dirinya baik yang diunggah di sosial media miliknya ataupun di berbagai acara yang ia datangi.

Bahkan saat menghadiri acara pernikahan kerajaan Inggris antara Pangeran Harry dan Meghan Markle, tidak nampak senyum di wajah istri mantan pesepak bola David Beckham tersebut.

Namun, dilansir dari Metro.co.uk, sumber memperlihatkan foto lama atau jadul Vic yang sedang tersenyum lepas. Ini membuktikan bahwa wajah Vic tidak selalu datar seperti sekarang ini. Ternyata, saat masih berjaya bersama Spice Girls, Vic sangat sering tersenyum hingga memperlihatkan seluruh gigi putihnya.

 

Ternyata, Vic berhenti tersenyum secara bertahap sejak tahun 2001 dan tur reuni Spice Girls pada tahun 2007 dan pada tahun 2018 dia bahkan tidak tersenyum sama sekali pada pernikahan kerajaan.

Jadi apa yang memicu matinya senyuman VB dan akankah itu kembali?

Victoria mulai dikenal sejak 1994 bersama dengan Spice Girls dengan perannya sebagai Posh Spice. Julukan itu dipilih oleh editor Top of the Pops Peter Loraine. Pemilihan julukan ini dilakukan karena kecintaan Victoria pada fashion dan sikap lembutnya.

Setelah julukan mewah itu diberikan, ia pun menciptakan sosok dingin tentang dirinya dan pelit  tersenyum. Padahal, sebelumnya yakni selama tahun 1990-an Victoria terlihat selalu tersenyum di depan umum.

Meski karakter dinginnya diciptakan untuk girl grupnya, tapi Victoria sepertinya nyaman dengan sosok dirinya saat itu, sehingga saat Spice Girls bubar dan ia berkarir solo hingga terjun di dunia fashion, ia tetap tidak tersenyum di depan umum.

Dikatakan, setelah sekitar tahun 2005, dia jarang tersenyum dalam foto dan para snappers bahkan hampir tidak pernah melihatnya menunjukkan giginya.

 

Saat ditanya Vague di tahun 2015 mengapa dia tidak pernah tersenyum, Victoria menjawab: "Saya tersenyum di dalam (hati), tetapi saya merasa seperti saya memiliki tanggung jawab terhadap komunitas mode."

Namun para penggemar berspekulasi bahwa Victoria sadar diri (dengan bentuk giginya) dan tidak suka senyumnya, meskipun dia tidak pernah mengatakan seperti itu.

Victoria sekarang ini sering diejek karena pelit senyum, dan Dermot O'Leary bahkan mengatakan kepadanya 'beri kami senyum' pada hari pernikahan Pangeran Harry dan Meghan.

Setelah beberapa kali ditanyai tentang masalah ini dalam beberapa tahun terakhir, ibu dari empat anak ini akhirnya membahas misteri senyumnya di Late Late Show.

 

Dalam sebuah drama komedi, dia memberi tahu kepada James Corden: 'Pertanyaan-pertanyaan yang saya terima sepanjang waktu adalah mengapa saya tidak tersenyum. Orang-orang berpikir saya begitu sengsara dan dunia fashion mencuri senyum saya," kata dia.

Tapi itu benar terjadi, setelah pertanyaan itu ditanyakan pada 2015, selang beberapa waktu munculnya merek fesyen Victoria Beckham yang memiliki hubungan korelatif dengan ekspresi wajahnya (semakin banyak uang yang dia hasilkan, semakin sedikit dia tersenyum). Itu lah anggapan penggemar.

Tapi, ada kemungkinan besar Anda bisa melihat Victoria tersenyum di acara-acara fashion, acara penghargaan atau acara butik-butik mahal. Bahkan, setelah Pernikahan Meghan dan Pangeran Harry, Vic memposting dirinya yang tampak tersenyum saat berpose dengan penata rambutnya Ken Pavés di Snapchat.

Dalam beberapa foto keluarga yang diunggahnya di media sosial juga Victoria tampak tersenyum meski sangat tipis dan tetap tidak memperlihatkan giginya.

 Baca Juga: Pertobatan Lelaki Ateis di Bulan Ramadan Setelah 11 Tahun Belajar Islam

Melihat kekayaan bersih Nyonya Beckham ini yang sangat besar yakni sekitar 334 juta poundsterling, menunjukkan bahwa uang bukanlah sumber kebahagiaannya.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini