nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Masjid dengan Tiruan Kakbah di Makassar, Ibadah Serasa di Mekah

Prayudha, Jurnalis · Kamis 24 Mei 2018 22:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 05 24 406 1902364 masjid-dengan-tiruan-kakbah-di-makassar-ibadah-serasa-di-mekah-LrMDa6Xr0G.jpg (Foto: Prayudha/Okezone)

LANGKAH warga jalan Paccinang Raya Tello Baru Kota Makassar pada Kamis, 24 Mei 2018 secara berbondong-bondong menuju ke salah satu masjid yang menyerupai kakbah. Berbeda dengan masjid pada umumnya yakni Masjid Al Fatih Al Anshar acap kali dijadikan oleh masyarakat Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk dijadikan sebagai tempat wisata religi selama bulan suci Ramadan.

Masjid yang mulanya dibangun dengan menggunakan eksterior bangunan yang menyerupai bangunan kakbah tersebut hampir sama persis dengan yang berada di Masjidil Haram, Mekah. Meski hampir seluruh masjid di Indonesia memiliki menara atau kubah, berbeda halnya dengan masjid tersebut yang sama sekali tidak memiliki bentuk sebagaimana yang telah tercantum.

Wahyu Bastani Al-Banjary salah seorang Imam rawatib ini membeberkan, bentuk dan bangunan yang berbentuk kubus ini memiliki sisi kotak hitam dan sangatlah tampak dengan jelas jika dipandang dari luar.

Selain bentuk dan karakteristiknya sendiri menggambarkan arsitektur kakbah. Pria 48 tahun tersebut juga menjelaskan akan konsep alam semesta yang tampak mulai mencolok.

 

"Mulanya, pencetus masjid tersebut mendapatkan bisikan untuk membangun masjid dengan konsep yang hampir menyerupai kakbah. Di mana bangunan replika kakbah yang melekat di dinding sisi timur masjid tersebut memiliki lebar 7 senti dan tinggi 12 meter dilengkapi dengan hajar aswat di bagian sudutnya," jelas Wahyu.

Sesaat setelah kita memasuki kawasan masjid, sejauh mata memandang, sudut-sudut masjid tersebut terlihat 12 kaligrafi dan sembilan pilar yang menggambarkan bahwa makna Ramadan sendiri adalah merupakan bulan kesembilan dalam kalender hijriah.

"Jadi setiap sudutnya juga menerangkan akan arti datangnya Ramadan. Selain itu juga, setiap sudut terdapat kaligrafi dengan arsitektur yang terbuat dari kayu Uli," tambahnya.

Pada bagian depan masjid memiliki tiruan bangunan kakbah dan dilengkapi dengan Hajar Aswad, sehingga mereka yang melaksanakan ibadah di Masjid ini seakan-akan melihat Hajar Aswad sungguhan di Mekkah.

 

Hajar Aswad merupakan batu yang disimpan di sisi luar kakbah sehingga mudah bagi seseorang untuk menciumnya. Adapun mencium Hajar Aswad merupakan Sunnah Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam.

Keunikan Masjid ini tidak hanya dari luar. Namun Masjid yang berdiri dan digunakan sejak 2014 lalu ini memiliki interior dalam yang dipenuhi kaligrafi. Di bagian dalam masjid juga terdapat bulatan bertuliskan Lafadz Allah.

Di Ramadan seperti saat ini, banyak warga yang memilih beribadah di Masjid ini. Selain unik, saat beribadah di masjid kakbah seakan sedang beribadah di Masjid di Mekkah.

Wahyu menambahkan, anomali masyarakat dalam mengunjungi tempat tersebut semakin meningkat sesaat setelah bulan Ramadan tiba.

Baca Juga: 5 Cara Handphone Merusak Kulit Diam-Diam, Yuk Disimak

Saat perayaan Idul Fitri dan Idul Adha, masjid ini juga ramai didatangi untuk beribadah. Bahkan banyak warga memilih salat di bawah tiruan kakbah dan merasa salat di Mekkah dan di bawah kakbah.

Baca Juga: Dermawannya Pangeran Harry, Undang Anak Yatim Piatu yang Ditemuinya 14 Tahun Lalu

Tidak hanya itu, usai beribadah banyak warga yang menyempatkan diri untuk berfoto bersama terutama di bagian luar tepat di bawah kakbah dan batu Hajar Aswad.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini