nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini Bahayanya Ibu Hamil yang Merokok!

Tiara Putri, Jurnalis · Kamis 24 Mei 2018 08:41 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 05 24 481 1902033 ini-bahayanya-ibu-hamil-yang-merokok-GAMsPrUZIl.jpg Hamil (Reuters)

TIDAK ada ibu yang ingin anaknya terlahir tidak sempurna. Tapi untuk mendapatkannya, seorang ibulah yang harus berusaha. Mulai dari memastikan asupan nutrisi yang baik pada saat hamil hingga meninggalkan kebiasaan buruk yang dapat menghambat perkembangan janin.

Salah satu kebiasaan yang harus dihindari merokok. Ya, zaman sekarang ini bukan hal tabu lagi jika seorang perempuan merokok. Akan tetapi, kondisi ini bukanlah sesuatu yang bisa dibanggakan. Sebab banyak sekali masalah kesehatan yang dapat terjadi akibat kebiasaan ini.

 Baca juga: 5 Cara Handphone Merusak Kulit Diam-Diam, Yuk Disimak

Seorang ibu hamil yang merokok berisiko melahirkan bayi dengan penyakit jantung bawaan (PJB). "Kurang lebih ada 11% ibu yang berisiko melahirkan anak dengan penyakit jantung bawaan. Angkanya kalau dilihat memang kecil tetapi tidak bisa dianggap sepele karena PJB merupakan penyakit yang serius dan berdampak besar. Kondisi ini membuat bayi harus menjalani rawat inap dan operasi berulang," ungkap dokter spesialis anak, dr Piprim B. Yanuarso, Sp. A (K), Rabu, 23 Mei 2018.

 Ibu Hamil

Ditemui dalam seminar media bertajuk "World No Tobacco Day" di Kantor Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Salemba, Jakarta Pusat, dr Piprim menjelaskan bila kandungan racun pada tembakau atau rokok dapat menghambat perkembangan janin. "Memang belum jelas hubungan antara kebiasaan merokok pada ibu hamil dengan PJB. Tapi seperti yang saya sebutkan tadi kebiasaan merokok dapat menyebabkan terjadinya hipoksia yang disebabkan karbon monoksida, nikotin, dan berkurangnya asupan essensial untuk jaringan embrio," jelasnya.

Peningkatan risiko PJB mulai bisa terjadi pada saat pembuahan pada ibu merokok atau yang sebelumnya pernah merokok. Malah pada ibu hamil yang merokok memiliki risiko 44% untuk melahirkan anak dengan defek septum atau kelainan jantung. Risiko juga bisa dialami oleh ibu yang tidak merokok tapi sering menghirup asap atau terkena paparan rokok.

 Baca juga: Orangtua Gugat Putranya karena Masih Tinggal Menumpang

Selain PJB, merokok dapat menyebabkan bayi lahir prematur, kelainan bawaan lain seperti bibir sumbing dan tabung saraf tidak menutup, serta lahir mati atau keguguran. Sedangkan pada perempuan, merokok dapat menyebabkan infertilitas. Kondisi itu nantinya bisa membuat dirinya mengalami kesulitan untuk hamil.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini