nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

5.000 Orang Berkunjung Tiap Hari, Pantai May Bay Ditutup selama 4 Bulan

Annisa Aprilia, Jurnalis · Jum'at 25 Mei 2018 08:35 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 05 25 406 1902503 5-000-orang-berkunjung-tiap-hari-pantai-may-bay-ditutup-selama-4-bulan-nuG4kgnKIW.jpg Pantai May Bay (Bemusedbackpacker)

TERNYATA bukan Indonesia saja yang memiliki beberapa pantai yang kotor akibat sampah. Pantai May Bay, Thailand juga menjadi salah satu pantai yang bisa dibilang korban dari kunjungan wisatawan.

Pasalnya, May Bay dibanjiri oleh wisatawan mencapai lebih dari 5.000 orang setiap harinya, menggunakan speedboat dan kapal feri. Tidak hanya dipenuhi sampah pada pantainya, bawah laut May Bay pun turut jadi korban, terumbu karang rusak karena suhu yang lebih hangat, dan jumlah wisatawan terus menerus bertambah.

 Baca juga: Pria Ini Nekat Berenang Melintasi Samudera Pasifik Selama 6 Bulan

Pantai May Bay (Flickr)

Melansir dari laman The Sun, Jumat (25/5/2018), Pantai May Bay pun akhirnya ditutup selama tiga bulan dari kunjungan wisatawan. Cara ini ditempuh agar warisan alam terus lestari dan kegiatan kunjungan wisata bisa tetap dilakukan di masa depan.

“Ini adalah salah satu cara untuk mencoba melestarikan warisan alam kita, yang merupakan bagian penting dari industri pariwisata penting kami,” ucap Kanokkittika Kritwutikon, direktur Tourism Authority of Thailand, di Phuket.

 Baca juga: 6 Tips Memilih Tempat Penginapan untuk Anda yang Sering Bepergian

Saat ditutupnya Pantai May Bay, tidak ada perahu, kapal feri, dan speedboat yang diizinkan untuk berlabuh di teluk. Sementara itu, dalam situs resminya, May Bay akan ditutup dari 1 Juni hingga 30 September 2018, untuk memulihkan teluk.

 Pantai May Bay (Express)

“Kami telah memberitahu bahwa May Bay akan ditutup dari 1 Juni hingga 30 September 2018, untuk memulihkan teluk. Tidak ada perahu yang diizinkan untuk berlabuh di May Bay, tetapi kita akan melewati teluk.”

 Baca juga: Dermawannya Pangeran Harry, Undang Anak Yatim Piatu yang Ditemuinya 14 Tahun Lalu

Keberadaan Pantai May Bay menjadi salah satu pendapatan dari sektor wisata yang penting, karena di Asia Tenggara sendiri, pariwisata menyumbang sekira 12 persen dari pendapatan ekonomi terbesar. Tetapi, ada kekhawatiran tentang kemampuan Thailand dalam mengelola jumlah pengunjung yang meningkat pesat, yang berjalan lurus dengan dampak lingkungan.

Tahun ini saja, Thailand telah membuat larangan merokok dan membuang sampah sembarangan di 24 lokasi tepi pantai karena masalah lingkungan. Thailand juga merupakan salah satu penyumbang limbah laut terbesar di dunia, yang menjadi ancaman serius bagi satwa liar, hasil laporan dari majalah Science pada 2015.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini