nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bikin Iri! Pria Ini Kasih Buket Bunga dari Uang Kertas Senilai Rp732 Juta untuk Pacarnya

Tiara Putri, Jurnalis · Senin 28 Mei 2018 19:40 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 05 28 196 1903819 bikin-iri-pria-ini-kasih-buket-bunga-dari-uang-kertas-senilai-rp732-juta-untuk-pacarnya-3NBrE7SQpe.jpg Bunga dari uang kertas (Foto: SCMP)

ANDA tentu pernah mendengar bila cinta tidak dapat membeli uang. Ungkapan itu mungkin benar adanya. Akan tetapi bukan berarti hal tersebut bisa menghalangi seseorang untuk memberikan barang berharga kepada orang yang dicintainya.

Seorang pemuda dari China baru-baru ini memberi kekasihnya sebuket bunga istimewa. Mengapa disebut istimewa? Sebab bunga itu terbuat dari uang kertas yang bernilai lebih dari 334.000 yuan atau setara dengan Rp732,6 juta. Uniknya lagi, buket bunga dari 3.344 uang kertas 100 yuan itu berbentuk hati.

(Baca Juga: Turun Takhta demi Janda hingga Anak Haram, Ini 4 Skandal Menghebohkan Royal Wedding)

Buket bunga itu diberikan dalam rangka ulang tahun kekasihnya yang berasal dari Chongqing. Dari foto-foto yang beredar secara online, terungkap jika pesta perayaan ulang tahun dirayakan di sebuah hotel. Namun hingga saat ini identitas pemuda maupun pacarnya belum diketahui. Tetapi seseorang yang menghadiri pesta mengatakan jika buket bunga itu dibuat oleh pekerja penjual bunga lokal.

"Pembuatan bunga hati itu membutuhkan 7 orang dan waktu lebih dari 10 jam untuk menyelesaikannya. Mengingat adanya kekhawatiran terhadap keamanan atas banyaknya uang, maka pembuatan buket bunga disatukan dengan tempatnya,” ujar seseorang tersebut seperti yang dikutip dari South China Morning Post, Senin (28/5/2018).

Sementara itu, tamu lain yang menghadiri pesta mengatakan, “Pria itu benar-benar mencintai pacarnya. Keluarga pacarnya memiliki banyak uang.” Namun ternyata, tidak semua orang merasa tersentuh dengan pemberian bunga bernilai ratusan juta tersebut. Seorang manajer dari kantor cabang People's Bank of China mengatakan jika buket bunga dari banyak uang tunai itu mungkin masuk dalam tindak kriminal.

(Baca Juga: Turun Takhta demi Janda hingga Anak Haram, Ini 4 Skandal Menghebohkan Royal Wedding)


Mengutip dari sebuah peraturan yang relevan tentang perawatan dan penanganan mata uang negara, pejabat yang tidak disebutkan namanya itu mengatakan, "Membentuk dengan sengaja mata uang yang mewakili citra negara menjadi tidak semestinya itu dilarang dan dianggap sudah merusaknya.

Ada banyak cara untuk menyatakan cinta, tetapi tidak harus dengan melawan hukum. Menggunakan mata uang untuk membuat buket adalah tindakan tidak menghargai peraturan.” Pejabat bank itu menyatakan bila diperlukan penyelidikan lebih lanjut apakah ada uang kertas yang rusak dalam pembuatan buket bunga.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini