nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pria Ini Pilih Ditembak, daripada Tas Louis Vuitton Seharga Rp238 Jutanya Dirampas

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 29 Mei 2018 17:12 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 05 29 196 1904123 pria-ini-pilih-ditembak-daripada-tas-louis-vuitton-seharga-rp238-jutanya-dirampas-fXxpkoQlF1.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

HARTA atau nyawa, kalimat itulah yang kira-kira tepat untuk menggambarkan suasana penodongan. Kita kerap dihadapkan pilihan untuk memberikan harta kita, daripada harus bertaruh nyawa mempertahankannya.

Hampir seluruh orang akan memilih merelakan hartanya, asal nyawanya bisa terselamatkan, namun tidak dengan pria ini. Dikutip dari OddityCentral, pada Senin, 21 Mei 2018, Jerad Kluting sedang berjalan-jalan di Kota Holland Michigan. Tiba-tiba saja dia dihampiri perampok bertopeng yang datang entah dari mana.

Menurut pernyataan Jerad, perampok itu mengeluarkan pistol dari ikat pinggangnya dan meminta agar dia menyerahkan tasnya. Tapi, barang yang diminta si perampok ternyata barang yang paling dicintai Jerad. Tas itu bukan tas biasa, karena tas tersebut adalah Louis Vuitton seharga Rp238 juta!

Baca Juga: Candi Buddha yang Terkenal di Dunia, Indonesia Paling Megah!

(Foto: odditycentral)

Selain karena harganya yang terbilang mahal, tas LV tersebut membuat Jerad jatuh cinta saat dia pertama kali melihatnya. Dia pun telah menabung untuk waktu yang lama, dan tidak akan menyerahkannya begitu saja kepada orang asing, bahkan jika hidupnya dipertaruhkan!

“Itu terjadi sangat cepat. Dalam satu gerakan dia mengeluarkan pistol dari ikat pinggangnya dan dengan tangan yang lain meletakkan sapu tangan di atas mulut saya dan berkata, 'Beri aku tas Anda,'" ungkap Jerad menceritakan kronologi kejadian mencekam tersebut.

“Saya seperti, 'Anda tidak mendapatkan Louis Vuitton saya.' Saya bekerja sangat keras untuk ini dan tas ini akan saya miliki selamanya dan itu sangat berarti bagi saya. Saya tidak akan menyerahkan tas kesukaan saya ini ke penjahat sekali pun nyawa saya taruhannya," sambung Jerad.

Baca Juga: Ingin Tidur Kamu Berkualitas di Harpitnas? Lakukan Hal Ini!

Jerad melanjutkan kisahnya, menurut dia sang perampok tidak terlalu terkesan dengan kisahnya dan malah mengeluarkan peringatan untuk segera memberikan tas tersebut. Tapi itu tidak cukup untuk menakut-nakuti pemiliknya, yang pada gilirannya terus mencengkeram harta miliknya itu.

“Dia melepaskan tembakan kedua. Dan kemudian saya lari. Dan kemudian saya mendengar tembakan ketiga dan benar-benar ada empat tembakan. Tembakan ketiga membuatku takut karena aku mendengarnya di belakangku. Dan saya benar-benar menunggu untuk dipukul. Setelah berhasil mengambil tas saya, sang perampok kabur," ungkap Jerad.

(Foto: Reuters)

Jerad Kluting memanggil polisi segera setelah perampok itu tidak terlihat, dan tidak butuh waktu lama bagi perampok yang merupakan pria berusia 21 tahun, untuk ditangkap. Dia telah ditangkap dan didakwa dengan perampokan bersenjata, kepemilikan senjata api, dan menerima serta menyembunyikan barang curian.

Adapun Jerad, senang masih hidup dan masih bisa memeluk tas yang paling dia cintai itu. "Saya mendapatkan tas saya kembali. Ingat, Anda dapat memiliki tas ini, tapi mesti lewati dulu mayat saya," terang Jerad kepada wartawan

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini