nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pasien Kerap Meningkat saat Mudik, Bagaimana Kesiapan Rumah Sakit?

Dewi Kania, Jurnalis · Rabu 30 Mei 2018 07:27 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 05 29 481 1904222 pasien-kerap-meningkat-saat-mudik-bagaimana-kesiapan-rumah-sakit-7m33D7xfYh.jpg Ilustrasi Rumah Sakit. (Foto: Shutterstock)

DUA minggu jelang Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriyah, beberapa rumah sakit di Indonesia tengah membenahi pelayanannya. Salah satunya rumah sakit di Palembang, yang juga jadi kota tujuan mudik para perantau.

Pasalnya, ketika Lebaran tingkat pasien gawat darurat diklaim meningkat. Paling sering adalah terjadinya kecelakaan di jalan raya yang sering sulit dihindari.

"Saat Lebaran terutama mobil ambulans harus disiagakan. Di dalamnya juga harus dilengkapi dengan alat dan fasilitas yang memadai saat menangani pasien gawat darurat," jelas Direktur Siloam Sriwijaya dr Harijanto Solaeman MM kepada Okezone.

Dengan begitu, pasien tak perlu ragu meminta bantuan pihak rumah sakit saat mengalami musibah di jalan raya. Juga, dengan kondisi lainnya yang harus menyelamatkan nyawa seseorang.

Baca Juga: Reporter Wanita Ini Terancam Dipecat karena Bilang Kamu Tampan, Kok Bisa?

(Foto: Shutterstock)

Dia mengatakan, meski Lebaran rumah sakit tetap tidak boleh mengabaikan pasien. Pelayanan yang maksimal harus tetap didapatkan pasien, terutama dalam kondisi gawat darurat.

Oleh karenanya, banyak pembenahan yang dilakukan oleh pihak rumah sakit. Termasuk melengkapi fasilitas pelayanan agar pasien tetap puas mendapatkan pelayanan kesehatan.

Menurut dia, rumah sakit merupakan salah satu pusat layanan kesehatan publik yang tidak mengenal waktu untuk berlibur. Termasuk pada saat Lebaran di kari pertama dan seterusnya.

"Pihak rumah sakit harus tetap melayani sisi kesehatan masyarakat, meskipun jam pelayanan akan dilakukan setengah hari. Namun hari kedua lebaran, kegiatan kembali normal," jelas dia.

Baca Juga: Pria Ini Pilih Ditembak, daripada Tas Louis Vuitton Seharga Rp238 Jutanya Dirampas

Di rumah sakit, menurut dr Harijanto, segala bentuk layanan termasuk layanan trauma center harus tetap beroperasi. Terlebih kesiapan mobil ambulans dalam menjangkau pasien pun tersedia.

Sebab, rumah sakit di mana saja berada harus siap siaga melayani pasien. Para tenaga medis pun harus siap dan tetap memperlakukan pasien sebaik mungkin dan penuh kasih.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini