nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kebiasaan Orang Indonesia saat Liburan: "Suka Booking Travel Dadakan"

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Kamis 31 Mei 2018 20:53 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 05 31 406 1905180 kebiasaan-orang-indonesia-saat-liburan-suka-booking-travel-dadakan-re7WmW7PJD.jpg Booking travel (Foto: Nextadvisor)

SALAH satu diskusi hangat di tengah keluarga menjelang Hari Raya Lebaran, selain untuk mudik ke kampung halaman, adalah ke mana untuk menghabiskan jatah liburan. Momen berkualitas berkumpul dan berlibur bersama keluarga juga salah satu yang ditunggu dari pekan libur Lebaran.

Kepala Marketing KLOOK untuk region Asia Tenggara, Marcus Yong mengatakan, salah satu kebiasaan orang Indonesia saat berlibur adalah merencanakan liburan secara mendadak serta cenderung pergi dalam grup atau kelompok. Tidak hanya saat menuju destinasi lokal, kebiasaan serupa juga muncul saat hendak pergi ke luar negeri.

Baca juga: Janji Manis Pangeran William ke Putri Diana yang Tak Sempat Ditepati

“Kami memahami bahwa bagi masyarakat Indonesia, bulan Ramadan sangat spesial dan kerap diikuti dengan libur panjang yang digunakan untuk berlibur bersama keluarga atau orang terkasih. Libur Hari Raya Lebaran menjadi momen yang tepat untuk merayakan indahnya kebersamaan,” ucap Marcus Yong kepada media di Senayan City, Jakarta Selatan, Kamis (31/5/2018).

 

Dalam beberapa tahun terakhir, ada tren yang berbeda. Dahulu orang lebih memilih memakai jasa agen perjalanan untuk mengatur perjalanannya, kali ini wisatawan bisa memilih sendiri itinerary. Wisatawan yang masuk kategori free and independent travellers (FITs) menjadi sasaran dari program BEDUG SALEbration yang ditawarkan oleh KLOOK.

Para pelanggan di Indonesia terhitung sejak 1 Mei hingga 30 Juni bisa mendapatkan potongan eksklusif serta penawaran istimewa jika melakukan pemesanan pada saat sahur dalam rangka program Sahur Giveaway. Selain itu, mereka juga bisa mengumpulkan poin untuk mendapat hadiah lain seperti tiket gratis ke atraksi populer seperti Universal Studios dan Disneyland di seluruh Asia serta uang tunai.

Yong mengatakan, masyarakat Indonesia biasanya memilih tiga tujuan utama wisata ke luar negeri, yakni Hong Kong, Singapura, dan Jepang. Kecenderungan lainnya adalah masyarakat Indonesia lebih senang melakukan pemesanan secara mobile atau mengandalkan smartphone.

Pembelian tiket wisata secara online lewat gawai serta platform digital tentu lebih memudahkan wisatawan. Mereka tidak perlu lagi mengantre di atraksi tujuan untuk membeli tiket sehingga waktu untuk berwisata lebih banyak.

Baca juga: Ada 'Kembaran' Soeharto, Prabowo hingga Jokowi Duduk di Kursi KRL

“Kami ingin berpartisipasi dalam kehangatan tersebut dengan menciptakan lebih banyak momen kebersamaan melalui kemudahan untuk merencanakan perjalanan dan memesan tiket tanpa hambatan untuk traveller modern di Indonesia,” tutup Marcus Yong.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini