nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wisata Melihat Mayat di Kota yang Hilang, Berani Datang?

Leonardus Selwyn, Jurnalis · Jum'at 01 Juni 2018 01:21 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 05 31 406 1905205 wisata-melihat-mayat-di-kota-yang-hilang-berani-datang-dSSaHSRLpn.jpg Pompeii. (Foto: nzherald)

LEBARAN kian dekat, sebagian besar masyarakat memutuskan untuk pulang kampung dan berkunjung dengan sanak saudaranya. Meski demikian, sebagian kecil di antara mereka ada yang memilih untuk berlibur.

Bagi kalian yang ingin berlibur dan memiliki budget lebih untuk jalan-jalan, mungkin tempat wisata Romawi Kuno, Pompeii bisa menjadi pilihan yang menarik. Sambil berlibur Anda juga bisa belajar mengenai segudang sejarah yang tersimpan di dalamnya.

Melansir Nzherald, Pompeii merupakan sebuah kota Romawi Kuno dekat dengan Naples. Kota ini dulunya merupakan sebuah peradaban yang sangat maju, namun letusan gunung berapi yang dekat dengan pusat kota menewaskan hampir 16 ribu orang. Alhasil Pompeii dan kota tetangganya Herculaneum ikut hancur akibat bencana ini.

Baca Juga: Bingung Ingin Menyusui di Tempat Umum? Kaus Ini Jawabannya

(Foto: pompeii_parco_archeologico)

Meski luluhlantak diterjang letusan gunung berapi, namun peradaban ini masih menyisakan puing maupun sisa bangunan-bangunan kuno yang kaya akan sejarah. Jika berkunjung ke tempat ini, Anda bisa melihat tempat di mana terdapat ‘The unluckiest man in history’ (orang paling sial dalam sejarah).

Dikatakan paling sial, karena orang ini tewas dengan wajah tertimpa batu besar yang terbang akibat letusan gunung berapi Vesuvius. Hingga kini, tulang belulang dari bagian tubuh hingga ujung kaki tersimpan dan bisa dilihat oleh para pengunjung.

Baca Juga: 4 Cara Tak Biasa untuk Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Sejak 1700-an orang telah mengunjungi tempat ini untuk melihat sisa-sisa peradaban Romawi yang terjebak oleh letusan gunung berapi tersebut. Para pengunjung bisa melihat bangkai kuda yang terawetkan. Penemuan kuda ini adalah penemuan yang relatif baru, akibat letusan gunung berapi kuda ini tertutup abu tebal yang mengawetkan sekujur tubuhnya.

Ada juga dinding Romawi kuno yang masih terawetkan secara alami. Dinding ini menunjukkan pikiran impulsif orang-orang dari dua ribu tahun yang lalu. Selain itu Anda juga bisa melihat beberapa mumi yang terawetkan secara alami. Salah satunya mumi yang terperangkap sambil memeluk anak tangga ketika awan panas letusan gunung menghantam kota tersebut.

(Foto: Nzherald)

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini