nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Studi Klaim Pengguna Kacamata Cenderung Lebih Pintar

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Jum'at 01 Juni 2018 03:12 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 05 31 481 1905157 studi-klaim-pengguna-kacamata-cenderung-lebih-pintar-wZmLcT7tax.jpg Ilustrasi pria berkacamata (Foto: Bustle)

SEJAK lama, orang yang memakai kacamata diidentikkan dengan orang yang cerdas. Ternyata pendapat tersebut tidak sebenarnya salah. Menurut studi yang belum lama ini dilakukan, memang ada korelasi positif antara penghilatan yang buruk dengan tingkat intelejensia yang tinggi.

Para peneliti dari Unversity of Edinburgh, Skotlandia, melakukan studi secara ekstensif untuk mengetahui kaitan antara buruknya penglihatan dengan tingkat intelejensia tersebut. Tim menganalisis data dari 300.486 individu yang berusia antara 16-102 tahun.

Mereka berhasil mengidentifikasi 148 lokus genetik independen yang dikaitkan dengan kemampuan kognitif dan menilai apakah berbagai atribut, seperti penghilatan, tekanan darah tinggi, dan harapan hidup, punya pengaruh terhadap tingkat penglihatan seseorang.

 (Baca Juga:'Singkirkan' Kate Middleton dan Ratu Elizabeth II, Meghan Markle Masuk Jajaran Wanita Paling Berpengaruh)

Melansir dari Independent, Jumat (1/6/2018), para partisipan yang memakai kacamata ternyata punya kecenderungan 30% lebih pintar dari orang biasa. Selain itu, fungsi kognitif yang lebih besar juga dikaitkan dengan beberapa atribut seperti umur panjang, penurunan risiko kanker paru-paru, kesehatan kardiovaskular, dan mental yang lebih baik.

 

“Studi ini berhasil mengidentifikasi banyak perbedaan genetik yang berkontribusi pada daya waris kemampuan berpikir. Penemuan efek genetik bersama pada hasil kesehatan dan struktur otak memberikan landasan untuk menjelajahi mekanisme di mana perbedaan-perbedaan ini memengaruhi kemampuan berpikir sepanjang hidup,” tukas Ahli Statistik Genetik University of Edinburgh, Dokter Gail Davies, yang menjadi analis utama data responden.

Pemimpin studi, Profesor Ian Deary menerangkan, lebih dari satu dekade lalu para peneliti mulai mencari gen yang berkaitan dengan intelejensia kepada 3.000 partisipan. Namun, hasil penelitian itu nihil.

 (Baca Juga:Menipu Mata, Riasan Ini Buat Wajah Terlihat Terbelah)

“Sekarang dengan lebih dari 100 kali lipat angka partisipan, dan lebih dari 200 orang ilmuwan yang bekerja sama, kami berhasil menemukan lebih dari 150 wilayah genetik yang berkaitan dengan kepintaran seseorang,” imbuh Ian Deary.

Meski demikian, Deary mengakui tim yang dipimpinnya harus menganalisa hasil secara lebih mendetail. Hal itu diperlukan untuk mendapat lebih banyak pemahaman komprehensif mengenai turunnya fungsi kognitif pada usia lanjut.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini