Jangan Remehkan Penyakit Kulit, Salah-Salah Mental Anda Taruhannya

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Jum'at 01 Juni 2018 12:00 WIB
https: img.okezone.com content 2018 06 01 481 1905346 angan-remehkan-penyakit-kulit-salah-salah-mental-anda-taruhannya-IX1pjSW6iK.jpg Penyakit Kulit (Foto: Metro)

KULIT merupakan salah satu bagian tubuh yang paling sering mendapatkan sorotan. Orang lain bahkan bisa menilai seseorang hanya dengan melihat kulitnya. Alhasil seluruh orang tentunya menginginkan kulit yang sempurna dan indah dipandang mata.

Sayangnya, bagi sebagian kecil manusia, kondisi kulit kronis menjadi salah satu masalah yang mengganggu. Mulai dari psoriasis hingga eksim, kondisi kulit itu memengaruhi kesehatan manusia. Tentu Anda akan merasa tidak percaya diri ketika melihat kondisi kulit Anda di depan cermin.

Anda akan merasa minder dan kerap membandingkan kondisi kulit yang dimiliki dengan orang lain. Hal ini bukan hanya menyebabkan masalah pada kulit, namun gangguan pada mental.

Seorang Psikoterapis, DR. Sal Raichbach, menegaskan bahwa kejadian semacam ini sudah banyak terjadi. Kurangnya kepercayaan diri akan berdampak pada masalah mental. Akibatnya mereka menjadi kurang baik dalam bersosialisai karena menganggap dirinya tidak sempurna.

“Ketidaknyamanan dan penampilan kondisi kulit sering menyebabkan masalah harga diri. Kurangnya kepercayaan diri dan tekanan emosional. Permintaan Realistis untuk kecantikan juga harus disalahkan. Pasalnya mereka akan lebih menstigmatisasi ketidaksempurnaan fisik,” terang Dr. Sal, sebagaimana dilansir dari Metro, Jumat (1/6/2018).

Eksim dalam bentuk paling umum (dermatitis atopic) telah mempengaruhi lebih dari 1,5 juta orang di Inggris. Menurut statistic terbaru yang dipimpin oleh Global Healthcare Sanofi, 80% daripeserta survey melaporkan bajwa kondisi tersebut memiliki dampak langsung pada suasana hati mereka. Sebagian besar dari mereka menderita kecemasan.

Sekira 57% pasien eksim mengatakan mereka merasa tertekan karena kulit mereka. Sebagian besar dari mereka menggunakan antidepresan untuk membantu menenangkan jiwanya.

Scratch Beneath The Surface, sebuah kampanye yang didirikan oleh Sanofi bekerja sama dengan Allergy UK dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman orang mengenai kondisi kulit kronis. Selain itu, badan ini juga memberikan dukungan kepada para pasien yang menderita dampak psikologis eksim.

Badan tersebut menyelenggarakan sebuah acara dengan mengundang pasien eksim dan spesialis kulit untuk berbagi pengalaman seputar penyakit kulit. Mereka juga mengundang aktor yang melakukan perjuangan hidup dengan eksim yang dimilikinya.

“Saya sangat senang bahwa akhirnya ada dorongan untuk membuat publik memahami dampak dari kondisi mengerikan ini. Saya harap kita semua bisa membuang mentalitas negated tentang kulit untuk selamanya,” tegas, Stephanie Shaw, salah seorang pasien eksim yang datang ke acara tersebut.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini