nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Waspadai Penyakit Kusta, Kenali Dulu Penyebabnya

Pradita Ananda, Jurnalis · Sabtu 02 Juni 2018 13:21 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 06 02 481 1905676 waspadai-penyakit-kusta-kenali-dulu-penyebabnya-IM8I0iDY3T.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

SOAL penyakit kulit, tidak dipungkiri penyakit kusta jadi salah satu yang paling terkenal. Contohnya saja di Indonesia sendiri, di mana di wilayah Tangerang, Banten terdapat sebuah rumah sakit khusus kusta. Hal ini dapat menandakan, memang keberadaan penyakit ini di Indonesia tidak bisa dipandang sebelah mata.

Kehadiran penyakit kusta bisa dibilang sudah sangat lama. Penyakit satu ini dikatakan sebagai salah satu jenis penyakit tertua yang tercatat dalam sejarah peradaban. Menurut WHO (World Health Organization) referensi pertama tentang penyakit kusta datang dari zaman 600 BC (sebelum Masehi). Kehadiran penyakit kusta, disebutkan pula menjadi salah satu penyakit yang biasa ditemui di negara-negara beriklim tropis dan sub-tropis.

 (Baca Juga:Kenali Gejala Hay Fever yang Buruk dan Cara Mengatasinya)

Penyakit kusta sendiri disebutkan sebagai infeksi kronis dan progesif dari sebuah jenis bakteri. Seperti diwarta Healthline, Sabtu (2/6/2018) penyakit kusta disebutkan penyebabnya adalah karena adanya bakteri bernama "Mycobacterium leprae"', yang mana infeksi kronis dan progresif dari bakteri ini mempengaruhi ekstremitas saraf, lapisan hidung, dan saluran pernapasan bagian atas. Selain itu, penyakit kusta juga menghasilkan luka kulit, kerusakan saraf, dan kelemahan otot.

 

Bakteri yang bertanggung jawab untuk penyakit kusta ini, diketahui mengalami perkembang-biakkan yang lamban. Pasalnya, penyakit kusta dikatakan memiliki masa inkubasi (waktu antara infeksi dan munculnya gejala pertama) hingga lima tahun lamanya. Bahkan, gejala mungkin tidak muncul dalam kurun waktu selama 20 tahun.

 (Baca Juga:Perempuan Ini Bikin Kaus Unik Khusus Menyusui, Tujuannya Sangat Mulia)

Lalu seperti apa penyebaran penyakit ini? Untuk penyebaran, dikatakan lebih lanjut penyakit yang dalam bahasa Inggris disebut Leprosy ini menyebar melalui kontak dengan lendir atau getah dari orang yang sudah terinfeksi, di mana penyebaran lendir ini terjadi ketika orang yang sudah terinfeksi tersebut bersin ataupun batuk.

Namun, jangan keburu paranoid dahulu! Sebab, penyakit kusta tidaklah bersifat highly contagious (sangat menular), penularan ini terjadi dengan catatan adanya kontak yang berulang kali terus-menerus dengan orang yang sudah terinfeksi namun tidak diobati, inilah yang dapat menyebabkan tertular penyakit ini.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini