nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kisah Hijrah Perempuan Cantik Meksiko, Alasannya Berhijab Penuh Perjuangan!

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Minggu 03 Juni 2018 11:08 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 06 03 196 1905899 kisah-hijrah-perempuan-cantik-meksiko-alasannya-berhijab-penuh-perjuangan-P8wg6STwIT.jpg Araceli (Foto: Instagram)

BANYAK kisah hijrah yang bisa menjadi inspirasi. Mulai dari mereka yang dulunya memiliki kehidupan sangat kelam melainkan mereka yang sudah di jalan Tuhan tetapi belum begitu mendalami ajarannya.

Tak sedikit juga dari kisah hijrah yang banyak dipublis menampilkan cerita para mualaf. Banyak dari mereka yang akhirnya merasakan damainya Islam secara keseluruhan dan sering juga dari mereka yang malah menjadi umat Islam yang sangat patuh.

Seperti yang dialami perempuan asal Amerika Serikat ini. Kisahnya masuk Islam dipublish di akun Instagram @worldhijabday dan menuai banyak komentar positif dari netizen.

 Baca juga: Ternyata Ada 'Kembaran' Merghan Markle dari Negeri Paman Sam

Araceli (instagram)

Adalah Araceli. Perempuan ini menceritakan bahwa keputusannya mengenakan hijab adalah momen paling mengharukan bagi dirinya. Bagaimana tidak, karena sering bepergian ke Meksiko yang notabene sangat jarang umat Islam, dirinya dihadapkan pada dilema untuk tidak pakai hijab.

Namun, 5 tahun yang lalu, akhirnya keputusan Araceli bulat. Dia menceritakan bahwa pertama kali mengenakan hijab saat usianya 18 tahun. Dukungan keluarganya pun sangat besar untuk dia hijrah. "Tapi, masalah timbul saat saya harus sering ke Meksiko," katanya.

 Baca juga: Dari Lemang Sampai Sekubal, Hidangan yang Hanya Ditemui Ketika Lebaran

Araceli menjelaskan bahwa di Meksiko, populasi Muslim hanya 0,3%, sehingga sangat sulit bagi masyarakat untuk menyadari agama dan percaya sebagian besar stereotip yang mereka lihat di TV tentang Muslim.

"Ketika di Meksiko, saya sering mendapat pertanyaan seperti “apakah Anda seorang teroris? Apakah kamu benar-benar orang Meksiko? Apakah suamimu memaksamu untuk memakai itu? Apakah suami memaksamu tinggal di rumah? ”Dan lebih banyak pertanyaan yang bisa menyakitkan dan memprovokasi siapa pun, termasuk saya," kata Araceli.

 Araceli (instagram)

Pada awalnya, sambung Araceli, ketika orang-orang datang dan menanyakan pertanyaan-pertanyaan tersebut, dia merasa frustasi dan putus asa. Dia menganggap keputusannya itu salah besar sehingga dia harus mengalami sikap yang kurang bersahabat saat di Meksiko itu.

 Baca juga: Tak Perlu Buang Waktu, Begini Masak Ketupat Super Enak dan Cepat!

Araceli melanjutkan, sangking menyedihkannya, dia sampai minta untuk tinggal di rumah neneknya sepanjang hari, sehingga dia tidak harus menghadapi pertanyaan yang membuat hatinya bersedih itu. Dia menganggap pertanyaan yang diajukan kepadanya itu sangat kejam dan tidak toleransi sama sekali.

Namun, Araceli menambahkan, karena dia telah tumbuh sebagai pribadi dan sebagai seorang Muslim dan dia telah belajar bahwa orang-orang ini belum pernah terpapar dengan Muslim sebelumnya, makanya dia bisa bersikap seperti itu. Alhasil, Araceli bertekad untuk memberikan pemahaman pada setiap orang yang mempertanyakan penampilannya itu. Dia berharap, perubahan persepsi bisa terjadi dengan ilmu dan pengetahuan yang dia berikan.

"Saya menjelaskan kepada mereka bahwa Islam adalah agama damai dan bahwa memakai jilbab adalah keputusan pribadi saya sendiri," ungkapnya. Dia melanjutkan, tidak jarang Araceli harus memberi tahu mereka bahwa sebenarnya dia adalah seorang mahasiswi sekaligus ketua Asosiasi Mahasiswa Muslim universitas di mana umat Islam bekerja bersama untuk memecahkan stereotip dan mendidik masyarakat tentang Islam.

"Saya bangga dengan identitas saya dan agama saya, dan insyaAllah saya akan terus mematahkan stereotipe kemana pun saya pergi; terutama di negara-negara seperti Meksiko, di mana Islam dan Muslim masih sebagian kecil dari populasi, tetapi saya tahu bahwa dengan semua orang yang mengetahui agama ini, pada akhirnya mereka akan belajar untuk mencintai dan memahami agama yang indah seperti Islam ini," tambah Araceli.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini