nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cerita Anak Langit di Kepingan Surga Bukit Meresek Lombok

Jufri Tonapa, Jurnalis · Minggu 03 Juni 2018 08:15 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 06 03 406 1905887 cerita-anak-langit-di-kepingan-surga-bukit-meresek-lombok-urwtVvHy4O.jpg

LOMBOK TENGAH - Siapa yang tidak mengenal keindahan Lombok, hingga turis manca negara pun mengakuinya, salah satunya Bukit Meresek di Desa Sengkol, Lombok Tengah, yang menyajikan kepuasan mata melihat jejeran pantai di sekitar Tanjung Aan.

Namun di balik puasnya mata memandang ada cerita anak-anak Sasak dari Lombok, yang setiap harinya harus melawan panasnya terik matahari untuk berjuang menyambung hidup dari berjualan kerajinan buatan tangan mereka.

Berjualan gelang dan tas khas tradisional Lombok menjadi pekerjaan mereka sehabis pulang sekolah, demi bertahan untuk memenuhi kebutuhan seharinya di negeri Kepingan surga yang indah di Lombok itu.

Tidak sedikit haru pun tersirat pada wisatawan, ketika salah satu dari mereka terpaku menahan haus, tak terhindarkan dari panas yang menyengat tubuh kecil mereka.

"Mereka kehausan, pas haus dia minta minum, jadi saya berikan dan bantu untuk minum karena botol air yang saya bawah terlalu besar," ujar Selni Sombolayuk, salah seorang wisatawan, Minggu (3/6/2018).

Desaran ombak yang memecah jejeran pantai menjadi penghibur anak anak itu, untuk terus bertahan melawan matahari yang menyengat kulit mereka, demi sebuah mimpi dan cita-cita untuk terus bersekolah seperti anak-anak di kota, meski harus berjualan.

Tak hanya berjualan besarnya cita-cita dan mimpi, mereka tak malu untuk belajar bahasa asing, seperti Bahasa Inggris meski otodidak dari setiap wisatawan asing yang datang berkunjung di Bukit Meresek, sambil menawarkan jualan kerajinan tangan mereka.

"Tadi wisatawan dari Finlandia dan France sempat diminta oleh mereka untuk mengajari Bahasa Inggris," kata Selni.

Mirisnya diantara mereka, ada yang bersaudara. Sapaan dan senyuman yang khas dari anak anak sasak ini menjadi cerita tersendiri bagi para wisatawan dan pengunjung yang menyempatkan diri ke bukit Meresek di Lombok Tengah itu.

Bahkan mereka terkadang menjadi seorang fotografer cilik, memotret para pengunjung dan wisatawan manca negara yang menghabiskan waktu di bukit Meresek. "Semua foto-foto saya, mereka lah yang jepret. Mereka anak-anak yang penuh talenta," tutup Selni, dengan rasa penuh haru, melihat anak-anak itu.

Diusia mereka, malu pun tak dihiraukan lagi, mengais rejeki dari menjual dan mengharap belas kasih wisatawan dari imbalan demi imbalan yang mereka kumpul untuk kebutuhan hidup dan sekolah mereka. Semangat Anak Anak Langit dari kepingan Surga lombok di bukit Meresek.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini