Wajib Baca! 4 Hal Ini Perlu Kamu Terapkan Sebelum Jogging Bareng Anjing Kesayangan

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Senin 04 Juni 2018 16:09 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 06 04 196 1906289 wajib-baca-4-hal-ini-perlu-kamu-terapkan-sebelum-jogging-bareng-anjing-kesayangan-9s4C4blchm.jpg Jogging dengan anjing peliharaan (Foto: Independent)

BEROLAHRAGA bersama hewan peliharaan sering dilakukan oleh generasi milenial. Jamak ditemukan anak-anak muda yang melakukan olahraga ringan, seperti jogging, atau berjalan kaki bersama dengan hewan peliharaan, terutama anjing.

Hewan yang kerap disebut sebagai sahabat manusia itu memang asyik untuk diajak sekadar berjalan-jalan hingga berlari bersama. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar anjing kesayangan Anda tidak mengalami cedera permanen, melansir dari Independent, Senin (4/6/2018).

Baca juga: Celana Tak Menutupi Bokong Ini Dijual Rp2 Juta, Mau Beli?

Tunggu hingga anjing Anda berusia matang

Staf Perawatan Hewan di Asosiasi Rumah Sakit Hewan Amerika, Heather Loenser, tulang serta otot seekor anjing baru akan berkembang dengan baik pada usia sekira sembilan bulan. Jika tetap ingin mengajak anjing untuk berlari bersama kendati usianya belum cukup, batasi jarak tempuhnya sekira 1 kilometer (km).

Ahli perilaku hewan, Sharon Wirant mengingatkan, kesiapan tulang untuk berlari mungkin bervariasi tergantung jenis anjing. Ras-ras dengan tubuh kecil biasanya kondisi tulangnya lebih cepat untuk diajak berlari daripada yang bertubuh besar

Pemanasan adalah kunci

Sama seperti manusia, anjing juga butuh pemanasan untuk ototnya sebelum berlari. Wirant menuturkan, pemanasan yang baik dapat melindungi anjing dari cedera, sama seperti manusia

Jarak tempuh lari pun bisa dilatih secara bertahap. Tentu Anda tidak bisa langsung mengajak anjing untuk jarak yang jauh. Perlu diingat, anjing butuh waktu untuk membentuk kekuatan serta daya tahan tubuhnya.

Perhatikan area lari

Penting untuk dicatat bahwa anjing yang diajak berlari tetapi masih diikat dengan tali akan bergerak dalam kecepatan atau pola yang tidak teratur. Ketika anjing diajak berlari tanpa diikat dengan tali yang dipegang majikannya, maka ia bisa lebih mengatur waktu untuk beristirahat.

Permukaan tempat berlari juga perlu diperhatikan. Anjing-anjing yang usianya sudah cukup matang mungkin cocok untuk berlari di permukaan yang lebih keras. Namun, tidak disarankan untuk terus-terusan mengajaknya lari di permukaan yang keras.

Baca juga: Ingin Berat Badan Tetap Ideal saat Lebaran? Ini Cara Bakar Lemak Anda

Perhatikan respons anjing Anda

Juru bicara American Veterinary Medical Association, Michael San Filippo menerangkan, anjing biasanya akan membatasi aktivitas mereka ketika sudah merasa lelah. Namun, terkadang ia memaksa diri untuk tetap bersama Anda.

Penting untuk mengetahui respons anjing ketika berperilaku di luar kebiasaan. Bandingkan kondisi serta tindak-tanduknya mulai dari sebelum hingga setelah berlari agar Anda tahu batas maksimal kekuatan hewan peliharaan agar terhindar dari cedera.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini