nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tak Perlu Kata-Kata, 5 Cara Ini Akan Tunjukkan Kasih Sayang Anda ke Anak

Pradita Ananda, Jurnalis · Selasa 05 Juni 2018 05:13 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 06 04 196 1906525 tak-perlu-kata-kata-5-cara-ini-akan-tunjukkan-kasih-sayang-anda-ke-anak-UvZIpsoFYf.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

SELAIN cara mendidik, setiap orangtua juga memiliki cara masing-masing untuk menunjukkan rasa cinta dan kasih sayang kepada anak-anaknya.

Salah satu cara paling konvensional yang banyak dilakukan oleh orangtua untuk menunjukkan rasa cinta sekaligus peduli kepada anak, adalah dengan kata-kata “I Love You”.

Namun, tidak semua orangtua bisa dengan gamblang mengatakan ‘I Love You’ kepada anak-anaknya. Tidak sedikit orangtua yang mungkin memang memiliki karakter diri tidak terlalu ekpresif.

Nah, untuk Anda para orangtua yang mungkin termasuk dalam kategori orangtua yang tidak terlalu ekpresif bisa mengatakan ‘I Love You’ kepada anak. Jangan khawatir, terlepas dari ucapan “Aku cinta kamu” ini, masih banyak cara yang bisa ditempuh untuk bisa menunjukkan bahwa Anda peduli kepada anak. Melansir Popsugar, berikut 5 cara yang bisa dilakoni.

Baca Juga: Cosplay Parodi Tiru Kim Jong Un hingga Rihanna, Hasilnya Bikin Ngakak

1. Mendengarkan anak

(Foto: Reuters)

Bukan hanya tugas anak untuk mendengarkan orangtua, namun begitu juga sebaliknya. orangtua pun sejatinya harus mau dan bisa mendengarkan anak. Ketahuilah, anak-anak punya banyak hal yang ingin diungkapkan, namun seringkali para orangtua cenderung tidak mendengarkannya.

Anak-anak merasa senang jika bisa didengarkan oleh orangtua mereka. Singkirkan handphone dari genggaman, dan mulailah mendengarkan perkataan anak.

Baca Juga: Madu Bisa Jadi Obat Batuk untuk Anak-Anak, Benarkah Efektif?

2. Berkembang sesuai usia


(Foto: Reuters)

Ingatlah masa-masa di mana kita sebagai orangtua juga pernah jadi anak-anak. Terbiasa berjalan santai ke sekolah, bermain bersama teman-teman sebaya saat sore hari, kotor-kotoran karena asyik bermain-main bersama teman.

Anak-anak jaman sekarang cenderung sudah memiliki jadwal yang lebih sibuk, bahkan bisa dibilang overscheduled. Hasilnya? Anak-anak lebih mudah merasa stress, stres sebagai anak-anak dan nanti saat jadi orang dewasa pun yang namanya stress tidak terhindarkan bukan? Maka dari itu, berilah anak ruang dan waktu, agar anak juga bisa merasa dan paham seperti apa rasanya tidak perlu melakukan sesuatu sama sekali.

(Baca Juga: Ditaksir Baim Wong, Intip Penampilan Modis Shaloom Razade Sehari-hari)

Biarkan anak pergi bersepeda bermain ke rumah temannya, bimbing anak untuk tidak takut jatuh dan bisa bangkit kembali usai terjatuh. Menjadi pribadi dewasa itu sulit, jadi biarkanlah mereka jadi anak-anak selama yang mereka bisa.

3. Jadi orangtua yang dewasa

Menjadi orangtua bukan berarti terhindarkan dari bersikap kekanak-kanakan. Tidak sedikit orangtua yang terkadang saat menghadapi perilaku anaknya, malah menjadi childish tidak jauh berbeda dengan anaknya. Padahal, yang diperlukan sebagai orangtua adalah sikap dewasa karena anak-anak butuh bimbingan dari orangtuanya.

4. Hargai mimpi anak

Jangan patahkan atau tanamkan stereotype tertentu tentang mimpi anak, atau bagaimana dia menjalani hidupnya kelak karena bisa mempengaruhi dirinya sampai dewasa. Jadi, sebagai orangtua sikap yang tepat adalah hargai dan dukung mimpi anak bahkan walaupun mimpi yang mereka miliki melampaui pikiran Anda sebagai orang dewasa.

(Foto: Reuters)

Semangati dan beri dukungan moril pada anak untuk mencapai mimpinya, mengetahui bahwa memiliki orangtua yang mendukung anak-anaknya adalah motivator terbaik yang bisa dimiliki anak.

5. Jadikan prioritas utama

Anak harus mengetahui bahwa dalam situasi apapun, orangtua akan selalu ada untuk anak-anaknya terlebih di saat situasi sang anak membutuhkan orangtua. Buat anak sebagai prioritas dalam hidup Anda sebagai orangtua, sehingga anak pun bisa mengerti bahwa orangtuanya selalu siap sedia untuk mereka. (mrt)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini