nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Berbentuk Kelamin Pria, Pulau Karang di Raja Ampat Ini Dibanjiri Wisatawan

Chanry Andrew S, Jurnalis · Selasa 05 Juni 2018 03:14 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 06 04 406 1906483 berbentuk-kelamin-pria-pulau-karang-di-raja-ampat-ini-dibanjiri-wisatawan-WysiRWXXid.jpg Batu Lopintol di Raja Ampat (Foto: Andrew Chan/Okezone)

PESONA Alam Raja Ampat seakan tidak pernah habis untuk diceritakan, panorama alam bahari di Pulau Surga ini menyimpan banyak sekali keindahan alam yang memesona dan sejumlah cerita rakyat yang melegenda. Salah satu lokasi wisata yang memesona tersebut adalah batu kelamin yang menempel di Pulau karang yang bentuknya mirip dengan Mr P.

Selain menyimpan pesona keindahan bawah lautnya, ternyata juga Raja Ampat mempunyai, sejumlah spot wisata unik di atas daratannya. Di dinding karang pulau karang yang ditumbuhi pepohonan nan hijau ada sebuah Batu Kelamin yang bentuknya persis seperti alat kelamin pria yang muncul sepasang di dinding karang tersebut.

 

Untuk melihat dari dekat keunikan batu kelamin tersebut, Okezone mencoba mengunjungi spot wisata ini, Minggu, 3 Juni 2018. Lokasi Batu Kelamin tersebut terletak di sekitar Distrik Teluk Mayalibit. Untuk sampai ke lokasi tersebut diperlukan waktu kurang lebih 1 jam dengan menggunakan jalur darat dan jalur laut. Di mana perjalanan melalui jalur darat diperlukan waktu kurang lebih 45 menit. Selanjutnya para wisatawan melanjutkan perjalanan ke lokasi Batu Kelamin ini melalui jalur laut dengan menggunakan motor tempel atau speed boat milik warga di Kampung Warsambin.

 (Baca Juga:Mengenal Lebih Dekat Ali Banat, Jutawan Muslim Berhati Malaikat yang Baru Meninggal)

Dalam perjalan dengan menggunakan speed boat menuju Batu Kelamin atau Pulau Lopintol tersebut, wisatawan disuguhi dengan keindahaan gugusan pulau karang dan panorama alam yang indah di sekitar Teluk Manyalibit.

Saat tiba di lokasi, wisatawan pun takjub dengan batu kelamin tersebut, bahkan sejumlah Wisatawan pun ada yang tertawa geli di mana 2 buah batu besar yang menggantung di salah satu pulau karang yang tak berpenghuni sangat mirip dengan kelamin pria.

 

Jika dilihat-lihat, bentuknya memang sangat mirip seperti penis pria. Ujung batunya bulat seperti jamur, sementara bagian badannya lonjong, sangat mirip kelamin pria. Nama batu kelamin sendiri dalam bahasa lokal disebut lopintol atau batu kelamin, ada juga nama lain untuk batu kelamin tersebut. Namun warga setempat enggan untuk memberitahukan nama lokal lainnya kepada para wisatawan karena dianggap sangat kasar atau tak sopan.

 (Baca Juga:Ditaksir Baim Wong, Intip Penampilan Modis Shaloom Razade Sehari-hari)

Menurut Karim Ansan, salah satu warga Kampung Warsambin bahwa Batu Kelamin ini sudah ada sejak lama. Dan bahkan mungkin sejak zaman nenek moyang masyarakat Raja Ampat mulai tinggal di sana.

 

“Batu ini sudah ada sejak lama sekali, bahkan mungkin sejak jaman nenek moyang kami, umur Batu Kelamin ini bisa jadi sudah mencapai ratusan atau bahkan ribuan tahun,” ungkap Karim Ansan yang ikut bersama-sama Okezone.

Tak hanya batu kelamin yang mirip penis pria, menurut Karim, bahwa batu kelamin tersebut juga mempunyai pasangan, yakni batu kelamin yang bentuknya mirip dengan vagina wanita. Namun letak batu tersebut hanya dapat dilihat jika air laut sedang surut dan terletak tepat di bawah dua buah batu kelamin pria tersebut.

Batu yang mirip dengan kelamin wanita tersebut, menurut Karim berjumlah satu buah, sementara batu berbentuk Mr P ada sepasang. Menurut Karim, jika ingin melihat batu berbentuk Miss V tersebut selain saat air surut, juga memang harus menyelam ke dasar laut, agar terlihat lebih jelas wujud batu itu.

Karim pun menceritakan kepercayaan warga setempat terkait mitos dari batu berjenis kelamin pria dan wanita, di mana menurut Karim selain dikenal memiliki bentuk yang unik, batu kelamin ini juga punya mitos yang dipercayai oleh warga setempat. Mitosnya adalah barangsiapa yang datang dan meletakkan uang logam di Batu Kelamin, maka perjalanannya akan selamat dan keinginannya bisa dikabulkan.

 

 (Baca Juga:Siapa Bilang Enak, 9 Foto Ini Buktikan Punya Rambut Panjang Ternyata Menyebalkan)

“Wisatawan tinggal memegang atau menyentuh Batu Kelamin, lalu meletakkan uang koin di bagian kepala batunya, kemudian berdoa di dalam hati kepada Sang Pencipta. Niscaya permohonan Anda akan direstui,” ujar Karim Ansan yang juga merupakan tokoh berpengaruh di Kampung Warsambin.

Okezone pun membuktikan ucapan Karim dengan mendekat ke dinding karang di mana saat mendekat terlihat puluhan uang logam yang berkilauan tertimpa sinar matahari yang menempel di bagian kepala Batu Kelamin. Beberapa uang logam masih tertempel dengan baik.

Uang-uang logam yang diletakan di atas batu kelamin tersebut pun menurut Karim tak berani diambil oleh warga setempat, walapun uang tersebut telah jatuh ke dalam laut.

 (Baca Juga:Bagai Cerita Nabi Musa, 3 Laut di Indonesia Ini Terbelah Loh)

Menurut Karim, kepercayaan warga setempat lainnya di mana warga setempat yang biasanya pergi mencari ikan, di sekitar lokasi tersebut, wajib mampir untuk meminta izin atau doa restu agar perjalanan mereka dimudahkan.

 

Usai Karim menjelaskan soal mitos batu Kelamin tersebut, sejumlah wisatawan yang ikut dalam rombongan Okezone pun langsung melakukan ritual di atas batu tersebut dengan meletakkan sejumlah uang logam, ada yang menaruh dari pecahan Rp100 hingga Rp1.000. Sejumlah wisatawan juga tertegun melihat batu yang muncul di dinding karang dengan bentuk yang sangat mirip dengan kelamin pria tersebut.

Dari penelusuran Okezone terhadap sejumlah referensi mengenai proses pembentukan batu karang di pulau-pulau tersebut, sebenarnya Batu Kelamin yang berukuran sekitar 3 meter dan berdiameter sekira 60 cm ini, hanyalah batu stalaktit biasa yang terbentuk akibat proses geologis yang berlangsung selama bertahun-tahun lamanya. Apabila bentuknya menyerupai kelamin manusia, itu hanya kebetulan semata.

 

Terlepas dari mitos yang dipercayai warga setempat, Batu Kelamin ini memang unik dan layak dikunjungi oleh wisatwan yang berlibur ke Raja Ampat. Nah Kapan lagi bisa ketemu Batu Penis berukuran raksasa kalau bukan di Raja Ampat, silahkan jadwalkan liburan Anda ke pulau Bahari Raja Ampat dan mengunjungi batu kelamin Lopintol yang terletak di Teluk Manyalibit.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini