nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Keterampilan Ayah Zaman Now untuk Asuh Anak Milenial

Tiara Putri, Jurnalis · Selasa 05 Juni 2018 19:31 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 06 05 196 1906855 keterampilan-ayah-zaman-now-untuk-asuh-anak-milenial-e37HL1s6jf.jpg Orang Tua (Steinhardt)

PERUBAHAN zaman telah memengaruhi pola asuh orangtua terhadap anak. Zaman dahulu ibu sering dianggap sebagai sosok yang bertanggung jawab penuh untuk mengasuh dan mendidik anak. Namun hal itu tampaknya sudah tidak berlaku lagi sekarang ini.

Generasi sekarang banyak yang berpikiran bahwa ayah dan ibu sama-sama berperan penting dalam hal mengasuh dan mendidik anak. Maka dari itu, ayah di zaman sekarang ini juga dituntut untuk meluangkan waktunya terhadap anak. Akan tetapi, menjadi ayah modern ternyata bukanlah hal yang mudah.

 Baca juga: Gaya PNS Cantik Mirip Ariel Tatum, Bikin Adem Lihatnya!

Mengasuh Anak

Melansir Independent, Selasa (5/6/2018), ayah modern sering merasa kesulitan karena ternyata dirinya membutuhkan banyak keterampilan yang berbeda. Sebuah penelitian baru-baru ini mengungkapkan jika ayah harus mengetahui banyak informasi dan topik. Termasuk mengenai perkembangan media sosial dan lagu-lagu yang tengah populer.

Menurut para peneliti, para ayah juga harus memiliki keterampilan untuk memperbaiki sepeda, memperbarui komputer, memberikan makan pada anak, dan mengetahui cara mengepang rambut. Tak sampai di situ, seorang ayah modern juga harus mampu memasak makan malam, mengetahui cara membuat furnitur, dan menyediakan platform untuk pendidikan yang baik.

 Baca juga: 3 Aturan Kerajaan yang Dilanggar Pangeran William, Aksinya Sangat Membahayakan

Mengasuh Anak

Ayah pun diminta untuk memiliki keterampilan dalam mencari topik-topik menarik guna dibicarakan dengan anak. “Pengasuhan di zaman sekarang ini menuntut agar para ayah dapat mengatasi segala macam tugas dan tantangan, termasuk yang pernah menjadi kewajiban ibu,” ungkap peneliti Zbyszek Kalenik dari Braun.

Dari 1.200 orang yang berpartisipasi dalam penelitian, seperempatnya setuju bila persyaratan menjadi ayah saat ini jauh lebih keras daripada masa lalu. Bahkan 8 dari 10 orang setuju jika dirinya harus menguasai keterampilan yang jauh lebih signifikan dibandingkan dengan ayah mereka sendiri. Sedangkan 2/3 peserta penelitian menyatakan bila mereka semakin dibuat tertekan mengenai keterampilan untuk mengatur biaya hidup, mainan, dan hobi.

 Baca juga: Usai Pangeran Harry-Meghan Markle, Kerajaan Inggris Akan Kembali Gelar Royal Wedding

Di sisi lain, lebih dari setengah peserta penelitian percaya jika tuntutan masyarakat terhadap peran ayah agar hadir dan aktif terlibat dalam pengasuhan anak-anak memang telah meningkat. Sebanyak 57% orang setuju bila peningkatan tuntutan itu membuat mereka menghabiskan lebih banyak waktu dengan anak-anaknya dibanding mereka dulu bersama ayahnya. Walau begitu, masih sedikit ayah yang menemukan dirinya sebagai ayah modern sehingga harus banyak belajar lagi.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini