nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Meraih Lailatul Qadar, Begini Caranya

Agregasi Solopos, Jurnalis · Rabu 06 Juni 2018 11:41 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 06 06 196 1907195 meraih-lailatul-qadar-begini-caranya-7aiYrETndy.jpg Ilustrasi. Foto: Thoughtco

RAMADAN adalah bulan yang istimewa dan penuh berkah. Pada bulan ini ada malam spesial yang dikenal dengan nama lailatul qadar. Malam yang sangat istimewa ini disambut seperti tamu agung. Setiap muslim berlomba-lomba melakukan kebaikan demi mendapatkan rahmat saat lailatul qadar tiba.

Tapi, Nabi Muhammad tidak menyebutkan pasti kapan lailatul qadar terjadi. Oleh sebab itu, setiap muslim diperintahkan untuk memperbanyak amal salih sejak Ramadan datang demi menyongsong lailatul qadar. Sejumlah ulama percaya para malaikat turun ke bumi dan Allah membuka pintu ampun dengan lebar saat lailatul qadar tiba.

Siapapun yang meminta maaf bakal dikabulkan permintaannya. Orang yang berdoa dengan sungguh-sungguh niscaya bakal dikabulkan oleh Allah. Lantas, apa doa yang sebaiknya dipanjatkan pada malam-malam terakhir di bulan Ramadan?

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Imam Nawawi menyebut Nabi Muhammad menganjurkan umatnya memperbanyak doa selama Ramadan. Salah satu doa yang baik dibaca berulang kali pada 10 malam terakhir di bulan Ramadan adalah, "allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu 'anni." (Wahai Tuhan, Engkau Maha Pengampun, menyukai orang yang minta ampunan, ampunilah aku).

Pakar tafsir Alquran, Quraish Shihab, dalam bukunya, Lentera Alquran: Kisah dan Hikmah Kehidupan, sebagaimana dikutip beberapa waktu lalu, menyebut lailatul qadar sebagai malam yang sangat mulia. Dia mengibaratkan lailatul qadar sebagai tamu agung yang hendak berkunjung ke suatu tempat.

[Baca Juga: Iktikaf, Menyongsong Datangnya Lailatul Qadar]

"Sambutlah lailatul qadar dengan menyucikan diri. Memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah dan melakukan berbagai kegiatan positif. Boleh jadi sekian banyak orang menyambutnya, namun dia (lailatul qadar) datang ke tempat yang tak terduga," kata Quraish Shihab dalam video ceramahnya di Youtube.

Lantas, bagaimana tanda datangnya lailatul qadar? Hal itu dijelaskan melalui firman Allah dalam surat Al Qadr. Pertama, lailatul qadar ditandai dengan turunnya malaikat ke bumi. "Orang yang memperoleh lailatul qadar biasanya merasa selalu dibimbing oleh malaikat. Selalu ada kedamaian dalam hidupnya. Itu tanda yang paling jelas," sambung Quraish Shihab.

Apakah lailatul qadar selalu terjadi pada malam ganjil? Jawabannya tidak. Tidak ada kepastian bahwa lailatul qadar tejadi pada malam ganjil.

Foto MAHMUD HAMS-AFP-Getty

[Baca Juga: Ini Cara Iktikaf Sesuai Sunah Rasul]

"Nabi Muhammad tidak menyebutkan pasti kapan lailatul qadar datang. Beliau hanya menyebut kemungkinan terjadinya pada malam ganjil, tapi itu bukan suatu hal yang mutlak. Jadi, semestinya kita menyambut sejak awal Ramadan. Bahkan, Nabi mengajarkan kita mulai menyiapkan diri sejak bulan Rajab agar patut menerima kedatangan tamu agung, lailatul qadar," tutup Quraish Shihab.

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini