Desainer Kate Spade Bunuh Diri, Ivanka Trump Terkenang Perjuangan Melawan Depresi

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Rabu 06 Juni 2018 12:36 WIB
https: img.okezone.com content 2018 06 06 196 1907223 desainer-kate-spade-bunuh-diri-ivanka-trump-terkenang-perjuangan-melawan-depresi-JCNPlx3lcl.JPG Ivanka Trump

KEMATIAN desainer ternama asal Kanada, Kate Spade, mengejutkan dunia fashion Amerika Serikat (AS). Pasalnya, perempuan berusia 55 tahun itu ditemukan gantung diri di apartemennya di New York, pada Selasa 5 Juni sekira pukul 10.00 waktu setempat.

Putri pertama Presiden AS Donald Trump, Ivanka Trump, langsung mengucapkan belasungkawa kepada keluarga korban. Istri dari Jared Kushner itu tak lupa mengingatkan orang-orang akan bahaya depresi. Ia menyarankan agar masyarakat lebih peka terhadap penderita depresi, khususnya yang ingin bunuh diri.

“Meninggalnya Kate Spade dengan cara yang tragis adalah pengingat yang menyakitkan bahwa kita tidak pernah tahu rasa sakit yang dialami atau beban yang mereka emban. Jika Anda berjuang melawan depresi dan ingin bunuh diri, tolong segera cari bantuan,” cuit Ivanka Trump lewat akun Twitter, mengutip dari Newsweek, Rabu (6/6/2018).

Perempuan yang juga punya merek fashion atas namanya sendiri itu turut mengutip kicauan dari Lifeline, lembaga nasional AS untuk pencegahan kasus bunuh diri. Lifeline dalam kicauannya mengatakan jika masyarakat sulit berjuang menghadapi depresi, mereka bisa menghubungi hotline mereka yang terbuka selama 24 jam nonstop dalam sepekan.

(Baca Juga: Pramugari Bocorkan Kelakuan Penumpang yang Berhubungan Intim di Pesawat)

Kicauan Ivanka itu mengingatkan kembali atas pengakuannya sendiri yang pernah berjuang menghadapi depresi usai melahirkan. Perempuan berusia 36 tahun itu mengatakan bahwa dirinya harus menghadapi tantangan emosional yang luar biasa setelah melahirkan tiga orang anak.

Peringatan akan depresi juga disampaikan oleh Josh Groban lewat akun Twitter-nya. Pelantun ‘You Raise Me Up’ itu menyoroti bahwa depresi bisa menyerang siapa saja, datang kapan saja, tanpa pandang bulu dan adanya peringatan. Kendati demikian, Groban tak lupa mengucapkan dukacita mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan oleh almarhumah Kate Spade.

(Baca Juga: Gaya PNS Cantik Mirip Ariel Tatum, Bikin Adem Lihatnya!)

Bersama sang suami, Andy Spade, mantan jurnalis itu meluncurkan lini fashion yang diberi nama Kate Spade pada Januari 1993. Seiring perkembangan, usaha keduanya itu lantas dikenal sebagai Kate Spade New York.

Keduanya awalnya memfokuskan pada produk-produk tas tangan dengan warna-warna cerah. Kate dan Andy lantas memperluas bisnisnya dengan merambah produk pakaian serta aksesoris. Andy juga pernah meluncurkan koleksi tas pria sendiri berlabel, Jack Spade, pada 1996.

Kate Spade New York mampu meraup keuntungan hingga jutaan dolar AS bahkan setelah duo pemiliknya menjual merk tersebut kepada Neiman Marcus pada 2006. Merk dagang tersebut lantas dijual kembali kepada Liz Claiborne yang menamai ulang dengan Kate Spade & Company. 

(Baca Juga: Artis-Artis yang Terlihat Anggun dalam Balutan Busana Kate Spade) 

Sempat vakum selama 10 tahun, pasangan suami istri itu lantas kembali ke dunia fashion pada 2016 dengan meluncurkan koleksi sepatu, tas tangan, dan aksesoris di bawah label Frances Valentine. Merek tersebut diambil dari nama putri tunggal pasangan Andy dan Kate Spade.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini