Share

Kontes Kecantikan Bergengsi Ini Hapus Peragaan Pakaian Renang

Dimas Andhika Fikri, Okezone · Kamis 07 Juni 2018 15:03 WIB
https: img.okezone.com content 2018 06 07 194 1907780 kontes-kecantikan-bergengsi-ini-hapus-peragaan-pakaian-renang-LnWWjs055Z.jpg Miss Amerika (VoA News)

SELAMA hampir satu abad, para kontestan Miss America telah tampil mengenakan pakaian renang berpotongan minim di atas panggung. Meski memicu pro dan kontra, beberapa pihak mengklaim bahwa program tersebut bertujuan untuk menunjukkan kebugaran fisik para kontestan.

Namun seiring mencuatnya skandal pelecehan seksual di Amerika, Organisasi Miss America memutuskan untuk menghapuskan peragaan pakaian renang yang pada awalnya akan ditampilkan pada bulan September mendatang. Hal ini menyusul kampanye #MeToo yang tengah digalakkan oleh para tokoh dan selebriti Hollywood.

Baca Juga: Pramugari Bocorkan Kelakuan Penumpang yang Berhubungan Intim di Pesawat

"Kami tidak akan menilai Anda dari penampilan luar Anda,"tutur Gretchen Carlson, mantan news anchor dilansir dari India Times, Kamis (7/6/2018).

 kontes kecantikan (vecteezy)

Dalam acara "Good Morning America", Carlson juga mengatakan bahwa sesi peragaan gaun malam juga akan diganti, di mana peserta diperkenankan untuk mengenakan busana selain gaun, sesuai dengan karakter dan kenyamanan mereka.

Selama ini Carlson diketahui sebagai sosok yang memperjuangkan hak-hak perempuan saat berada di tempat kerja sebelumnya. Pada tahun 2016 lalu, ia mengajukan gugatan pelecehan kepada mantan ketua Fox, Roger Ailes, dan menegaskan bahwa kontes kecantikan Miss America akan berfokus pada bakat, kecerdasan, dan ide kreatif para kontestan.

 Baca juga: Gaya Berciuman Bisa Ungkap Karakter Asli Pasangan, Kamu Tipe yang Mana?

"Kami bergerak maju dan terus berkembang dalam revolusi budaya ini," papar Carlson.

Ide Carlson ternyata ditentang keras oleh salah satu mantan kontestan Miss America bernama Madison Gesiotto. Kontestan asal Ohio ini mengatakan bahwa penghapusan kompetisi peragaan pakaian renang merupakan hal yang konyol.

"Tentu saja kencantikan luar tidak sepenting kecantikan dari dalam diri kontestan. Tetapi bukan berarti kecantikan luar itu tidak bisa ditonjolkan," papar Gesiotto.

 Baca juga: Tekanan Darah Tinggi Bisa Diatasi dengan Melakukan Kebiasaan Ini

Gesiotto mengungkapkan bahwa dirinya tidak bisa memahami hubungan antara kampanye feminisme #MeToo dengan kontes kecantikan Miss America.

"Hal pertama yang mereka katakan adalah bahwa wanita harus diberdayakan, bisa memakai apa pun yang mereka inginkan. Sekarang tiba-tiba, mereka dilarang untuk memakai apa pun yang mereka inginkan," tegas Gesiotto.

"Ini konyol dan tidak masuk akal. Mereka benar-benar keluar dari jalur. Saya pikir kampanye #MeToo tidak menghasilkan dampak positif setelah melihat kekonyolan ini," tukasnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini