nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kate Spade Tewas Akibat Bunuh Diri, Patahkan 5 Mitosnya!

Dewi Kania, Jurnalis · Kamis 07 Juni 2018 22:27 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 06 07 196 1907982 kate-spade-tewas-akibat-bunuh-diri-patahkan-5-mitosnya-NWZ9MzhLqy.jpg Kate Spade (Foto: NYDaily)

BANYAK orang terkenal meninggal dunia akibat bunuh diri. Termasuk desainer Kate Spade melakukan hal sama. Tapi di balik itu, banyak mitosnya yang perlu Anda tahu.

Seseorang memutuskan bunuh diri bukan tanpa alasan. Mereka umumnya mengalami gangguan mental, seperti depresi fatal. Sepanjang hidupnya dihantui rasa bersalah yang menyebabkan trauma. Belum lagi ada rasa halusinasi yang ada di benak mereka.

Terlepas dari itu, ada lima mitos bunuh diri yang harus Anda pahami. Simak ulasannya berikut ini, dilansir Thehealthsite, Kamis (7/6/2018), seperti yang dibeberkan Konsultan Psikiater Dr Parul Tank dari Fortis Hospital Mulund.

1. Orang-orang yang membicarakan tentang bunuh diri tidak akan melakukannya

Itu hanya mitos, siapa saja bisa melakukan bunuh diri kalau sudah terpaksa dan saking dihantui dengan rasa depresi. Karena kejadian bunuh diri tidak terencana dan siapapun bisa terancam akan bahaya ini.

 (Baca Juga:4 Tanda Hubunganmu Sudah Tidak Sehat dan Harus Segera Diakhiri)

2. Hanya orang-orang dengan kondisi gangguan psikologis yang melakukan bunuh diri

Bunuh diri terjadi sekejap yang membuat nyawa seseorang terancam. Namun umumnya kejadian ini diklaim hanya menghantui orang-orang yang mengalami gangguan mental. Padahal orang dari kalangan manapun bisa terancam bunuh diri, apalagi kalau beban hidupnya cukup berat.

 

3. Teman curhat bisa berikan wejangan baik

Ketika orang menghadapi masalah pasti mencari teman untuk curhat. Beban masalah bisa kurang dan membuat Anda jadi lega. Tapi bahayanya, teman curhat Anda bisa ikut depresi. Karena terlalu sering memberi nasihat mereka bisa terancam kasus bunuh diri juga.

 (Baca Juga:Kejutan Spesial Hamish Daud untuk Istri, Kue Ultah hingga Foto Imut Masa Kecil Raisa)


4. Korban bunuh diri merasa gagal, mereka tidak akan coba lagi

Bunuh diri adalah suatu bentuk tantangan yang dihadapi seseorang. Setiap orang yang merasa gagal bukan berarti mereka tidak mencobanya lagi. Kalau merasa halusinasi, mereka merasa ingin mencobanya yang mengancam nyawanya.

5. Tidak ada bantuan untuk orang yang mencoba bunuh diri

Pengasuh, konselor, dan ahli sangat membantu seseorang supaya keluar dari masalahnya yang memicu depresi. Bunuh diri bisa dicegah bila Anda mau berkonsultasi dengan ahlinya. Carilah jalan keluar bila ada masalah dan jangan terlalu dijadikan beban hidup yang dianggap berat.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini