nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

I Gusti Mangku Sasak, Tabib dari Bali yang Namanya Dikenal Hingga New York

Tiara Putri, Jurnalis · Kamis 07 Juni 2018 13:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 06 07 481 1907724 i-gusti-mangku-sasak-tabib-dari-bali-yang-namanya-dikenal-hingga-ke-new-york-cVeL081H0X.jpg I Gusti Mangku Sasak (Foto: Newyorktimes)

DI tengah kemajuan dan perkembangan teknologi dunia medis, semakin banyak orang yang berharap memperoleh kesembuhan dari penyakitnya. Namun kembali lagi, itu semua merupakan kuasa Tuhan. Maka tak heran bila beberapa orang mencoba pengobatan alternatif bila tak kunjung sembuh.

Meskipun sudah mengetahui pengobatan medis, masyarakat Indonesia masih sering berobat ke 'orang pintar' atau yang dikenal dengan istilah tabib. Di Pulau Bali, jumlah tabib yang dipercaya bisa menyembuhkan penyakit malah lebih banyak bila dibandingkan dokter. Salah seorang tabib yang terkenal adalah I Gusti Mangku Sasak.

 (Baca Juga:Kejutan Spesial Hamish Daud untuk Istri, Kue Ultah hingga Foto Imut Masa Kecil Raisa)

Melansir The New York Times, Kamis (7/6/2018), pria berusia 76 tahun ini selalu mengawali dan mengakhiri hari dengan bermeditasi. Dirinya berfokus pada mata ketiga, ujung hidungnya, ujung lidah, dan tenggorokannya. Selain sebagai seorang tabib, dirinya juga bekerja sebagai petani di siang hari. Barulah di malam hari ia melayani pasien yang bertandang ke rumahnya untuk berobat.

 

I Gusti Mangku Sasak mendapatkan pelajaran cara menyembuhkan orang lain secara turun-menurun. Dalam prakteknya, ia memiliki saran sederhana untuk kesejahteraan yaitu “Kenali diri sendiri, kendalikan asupan makanan, dan waspadailah tubuh". Tak hanya itu, ia juga melakukan praktek kuno menggunakan tanaman obat, minyak, rempah-rempah dan terapi holistik serta ajaran kuno untuk mengobati fisik dan sakit mental.

Selama menjadi tabib, I Gusti Mangku Sasak telah mengobati penyakit kondisi jantung, sakit kepala, tuli, kanker payudara dan berbagai penyakit lainnya. Dirinya memiliki spesialisasi pada gangguan neurologis. Biasanya ia akan memulai pemeriksaan dengan cermat dari mata pasien dan cara mereka bernapas.

 (Baca Juga: Gaya Berciuman Bisa Ungkap Karakter Asli Pasangan, Kamu Tipe yang Mana?)

Kemudian ia akan menggunakan tangannya untuk bekerja pada titik-titik tekanan tertentu dan mencampur formula berdasarkan kebutuhan pasien. Akan tetapi, ada penyakit yang tidak bisa diobati olehnya yaitu tifoid atau kolera.

Satu hal yang membuat I Gusti Mangku Sasak dikagumi banyak orang. Ia tidak mau memaksa pasiennya untuk membayar biaya penyembuhan karena dirinya menganggap pasien yang datang sudah kesakitan dan mengalami masalah. Jika dipaksa, hal itu malah akan memperburuk kondisi pasien.

 

Saat ini nama I Gusti Mangku Sasak sudah semakin dikenal. Tak hanya pasien lokal, turis luar negeri dari New York, Singapura, dan Australia juga pernah datang padanya. Walau begitu ia mengaku tidak pernah menyebarluaskan alamatnya dan memberi tahu secara pasti dimana ia tinggal. Namun bila ada pasien yang datang dan mengetuk pintu rumahnya untuk berobat, ia akan mempersilahkan pasien tersebut masuk meskipun dirinya sedang tertidur.

 

Praktek penyembuhannya yang terkenal dengan nama Usada Bali juga mulai menarik minat wisatawan untuk berkunjung. Malah kini ada industri pariwisata menyiapkan paket liburan kesehatan dan retret meditasi untuk wisatawan yang ingin mendapatkan pengalaman restoratif pada tubuh dan pikiran. Hal ini sebenarnya tidak membuat I Gusti Mangku Sasak terganggu. Tapi ada satu pesan darinya, "Seorang tabib seharusnya tidak pernah menjamin bahwa mereka dapat menyembuhkan orang,” pungkasnya.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini