nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini 6 Faktor Paling Sering Sebabkan Bau Badan Tak Sedap

Dewi Kania, Jurnalis · Jum'at 08 Juni 2018 20:43 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 06 08 194 1908311 ini-6-faktor-paling-sering-sebabkan-bau-badan-tak-sedap-wLzHmsKsJW.jpg Bau badan (Foto: Mom junction)

BAU badan bisa membuat Anda malu saat berhadapan dengan banyak orang. Di balik itu, ada banyak faktor yang sebabkan seseorang mengalami masalah tersebut.

Biasanya penyebab utama bau badan itu hanya dikenal karena faktor keringat. Padahal lebih dari itu ada banyak masalah lainnya.

Sayangnya, meski memiliki bau badan tidak banyak orang segera mengatasinya. Padahal jika terus dibiarkan ada dampak yang merugikan dirinya.

Dilansir Timesofindia, Jumat (8/6/2018), berikut adalah 6 masalah paling sering yang menyebabkan bau badan yang menyebarkan aroma tak sedap. Mungkin Anda bisa mencegahnya setelah baca ulasan ini.

 Baca juga: Nikmati Liburan di Pesisir Jakarta, Terpampang Kuliner hingga Kebudayaan Betawi

Bakteri

Ada dua jenis kelenjar keringat di tubuh kita, termasuk kelenjar ekrin dan apokrin. Kelenjar ekrin membantu mengatur suhu tubuh dan sekresi dari kelenjar tersebut ditemukan di seluruh tubuh. Kelenjar tersebut terbuat dari garam dan air dan sebagian besar tidak berbau.

Sementara itu, kelenjar apokrin terletak di dekat folikel rambut, kafir, ketiak dan di kulit kepala. Ini menghasilkan keringat tebal yang merupakan hasil dari protein dan lipid. Ketika bakteri bersentuhan dengan kelenjar apokrin, ada reaksi kimia yang mengeluarkan bau busuk. Inilah yang menyebabkan bau badan, apalagi di saat cemas atau stres dan berada di suhu udara yang panas.

 

Pengaruh berat badan

Alasan lain yang menyebabkan bau tak sedap yang menyeruak ialah pengaruh dari berat badan. Biasanya, orang dengan berat badan gemuk lebih mudah berkeringat dan memicu bau badan tak sedap. Itu karena lapisan kulit Anda terlalu tebal yang rasanya mudah kegerahan, serta memberikan kesempatan bakteri untuk berkembang biak.

Stres

Alasan ini mungkin mengejutkan Anda, tetapi stres dapat membuat tubuh berkeringat. Saat Anda stres, itu membuat kelenjar apokrin bertambah dan mengembangkan bau badan. Tak heran saat Anda terasa cemas dan banyak pikiran, sering berkeringat dan bau badan pun muncul

Terlalu banyak makan ikan

Seseorang yang terlalu banyak konsumsi ikan mungkin saja mengalami bau badan. Itu karena pengaruh bau amis dari ikan yang menempel di tubuh. Tak hanya sebabkan bau badan, Anda juga bisa mengalami napas bau, urin amis dan gangguan langka lainnya akibat makan ikan terlalu berlebihan.

Pengaruh obat-obatan dan situasi medis tertentu

Ada kondisi medis tertentu yang dapat bertanggung jawab sebabkan bau badan. Obat-obatan itu seperti antidepresan dapat membuat tubuh mengeluarkan bau aneh. Di samping itu, situasi penyakit tertentu seperti penyakit ginjal atau hati, diabetes, bisa sebabkan pertumbuhan bakteri di kulit. Tak heran jika Anda mudah berkeringat dan timbu bau badan tak sedap.

 Baca juga: Sosok Jaya Ibrahim, Desainer Hotel Tempat Kim Jong Un dan Donald Trum Bertemu

Jenis makanan tertentu

Makanan juga bisa mempengaruhi bau badan. Misalnya seperti sayuran kubis, kembang kol, bawang dan lainnya. Sebab umumnya makanan tersebut mengandung senyawa sulfur yang memengaruhi kelenjar ekrin. Tapi bau ini tidak bertahan lama. Di samping itu alkohol dan daging pun dapat menyebabkan aroma bau badan tak sedap.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini